IKLAN YARA

Geger Penangkapan Pencuri Celana Dalam Bermobil Melibatkan 2 Polres

oleh -179.489 views
UPDATE CORONA

Blora I Realitas – Geger Penangkapan Pencuri Celana Dalam Bermobil Melibatkan 2 Polres.

Ketahuan mencuri celana dalam seharga Rp 39 ribu di minimarket di kawasan Kunduran, Blora, Jateng, seorang pria melarikan diri menggunakan mobilnya. Terlalu kencang mengemudi karena dikejar polisi, mobil pelaku terguling di area persawahan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (18/9). Harianto (51) warga kota Semarang mengalami banyak kerugian dan dikejar dua petugas kepolisian Polsek Kunduran, Blora dan Polsek Panunggalan, Grobogan dan berakhir kecelakaan.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto mengatakan, kesehariannya pelaku bekerja sebagai sales. “Pelaku sehari-harinya sering keliling-keliling. Karena tidak ada ganti dan mungkin merasa risih juga kebetulan barang yang diambil gampang dicuri,” kata Setiyanto.

Saat diinterogasi polisi, Harianto mengaku aksinya dilakukan di empat tempat berbeda, pada Rabu (16/9), dia beraksi di minimarket di daerah Jiken, Jepon dan Blora Kota. Sedangkan pada Kamis (17/9) aksinya dilakukan di minimarket desa Jagong, Kecamatan Kunduran, Blora dan ketahuan oleh karyawan.

BACA JUGA :   Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove

Karyawan yang curiga dengan gerak gerik Harianto kemudian mendatanginya yang masih berada di halaman parkiran. Harianto kemudian melarikan diri mengemudi mobil Brio berwarna putih bernopol Halaman 9032 AW menuju arah Kabupaten Grobogan.

BACA JUGA :   Markas Komplotan Pengedar Sabu di Tengah Kebun Kopi Blitar Terkuak

Peristiwa itu, oleh karyawan langsung dilaporkan ke Polsek Kunduruan. Jam 13.00 WIB anggota Polsek Kunduran mendatangi TKP, usai menerima ciri-ciri pelaku mereka langsung meminta backup Polsek Wirosari dan Polsek Panunggalan, Polres Grobogan.

Sekitar pukul 15.00 WIB pelaku sadar terjadi penyekatan di depan kantor Polsek Panunggalan, dia lantas berputar arah mencari jalan alternatif dengan memasuki jalan perkampungan.

Karena medan jalan yang kurang bagus dan ada perbaikan jalan, pelaku tetap melaju kencang mengemudi mobilnya. Akibatnya ban belakang sebelah kiri pecah, yang menyakitkan mobil oleng dan terguling masuk ke persawahan milik warga.(Dtc/Red)