Bapak Pemerkosa Anak Tewas Dikeroyok dalam Sel, 47 Tahanan Diperiksa

oleh -106.489 views

IDUL FITRI

Serdang Bedagai I Realitas – Bapak Pemerkosa Anak Tewas Dikeroyok dalam Sel, 47 Tahanan Diperiksa.

Polisi masih melakukan pemeriksaan kepada para tahanan terkait pengeroyokan hingga menyebabkan kematian kepada tersangka pemerkosa anak di dalam sel Mapolres Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut). Hingga kini ada 47 orang tahanan yang diperiksa.

REALITAS TV

“Seluruhnya dimintai keterangan, ada 47 tahanan,” kata Kasubbag Humas Polres Sergai AKP Sofyan, kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Sofyan mengatakan para tahanan yang dimintai keterangan berstatus saksi dan ada yang berstatus tersangka. Namun dia tidak menjelaskan berapa jumlah yang berstatus saksi maupun tersangka.

BACA JUGA :   Terapkan Prokes Bupati Batu Bara & Seluruh Jajaran OPD Sholat Idul Fitri

“Nanti kalau sudah pasti berapa tersangka dikabarin,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang bapak berinisial TS diamankan warga karena di duga memperkosa anak kandungnya. TS sempat dihakimi massa sebelum diamankan oleh kepala desa setempat.

BACA JUGA :   Sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah, Pj. Bupati Muara Enim, Imbau Untuk Sholat Dirumah Saja

“Bahwa pada hari Jumat (25/9) sekitar pukul 13.30 WIB, masyarakat menghakimi tersangka TS diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya sehingga diamankan kepala desa,” tutur Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, Minggu (27/9).

Setelah diamankan kepala desa, TS kemudian dibawa ke unit PPA Polres Sergai dan ditahan. Dia dijerat pasal tentang perlindungan anak.

Setelah tersangka ditahan, pada Sabtu (26/9) pukul 00.40 WIB terjadi keributan dari dalam sel. Salah satu tahanan melaporkan kepada petugas kalau tersangka pemerkosaan tersebut dalam keadaan lemas dan tergeletak.

BACA JUGA :   Polda Aceh Pastikan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Tetap Terapkan Prokes

“Tersangka kemudian dilarikan ke RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk dilakukan perawatan, namun sekitar pukul 06.10 WIB nyawa tersangka tidak tertolong lagi dan meninggal dunia selanjutnya di autopsi di RS Bhayangkara Medan,” tutur Robinson.(Dtc/Red)

UPDATE CORONA