Pembangunan Irigasi (P3A) di Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur, Sinyalir Diduga Proyek ‘Siluman

oleh -98.489 views

IDUL FITRI

Lampung Timur I Realitas – Kegiatan pembangunan irigasi atau pembuatan siring air, punya Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur, sinyalir proyek ‘siluman’.

Pasalnya, hasil pemantauan dilokalisasi, pembuatan menggunakan uang rakyat harus memiliki kejelasan. Mengingat warga masyarakat dan kalangan para temen-temen petani tahu berapa anggaran dalam proses pengerjaan proyek ini yang di glontorkan Pemerintah.

Terpisah, Ketua Investasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan Lampung Timur Raden Agus, menilai bahwa dalam pengerjaan ini, jangan menipu atau memperdaya publik atau masyarakat, karena saat ini sudah jelas keterbukaan informasi sudah diatur ke dalam undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Sungguh ironis nya, kalau masih ada jaman sekarang oknum P3A mengerjakan proyek tanpa ada plang nama, padahal papan nama itu sangat penting. Mengingat ini adalah bantuan bukan berasal dari kantong pribadi,”Ujar Agus, Sabtu (15/08/2020).

Lebih lanjut, kata Agus dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu produk hukum Indonesia yang dikeluarkan dalam tahun 2008 dan diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan.

” Padahal Negara kita sudah jelas, mengesahkan tentang KIP, akan tetapi masih saja yang menganggap bantuan tersebut harus di sembunyikan,”tambahnya.

Diketahui, pelaksanaan pembangunan irigasi di dua desa yakni, Desa Tegal Ombo dan Toto Mulyo tidak memiliki plang nama dan diduga dalam pengerjaan asal jadi. Namun, Ketua P3A dua desa tersebut saat ingin di konfirmasi selalu tidak berada di tempat.(wanda)