banner 900250

Dua Bandar Ganja Terciduk Team Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan

oleh -118.312 views

IDUL FITRI

Belawan I Realitas – Team Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap 2 (dua) orang bandar narkoba jenis daun ganja, Rabu 29/07/2020 pukul 17.00 Wib di Jalan Rawe 1 Lingkungan 12 Tangkahan, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Medan.

M. Said (37) warga Jalan Rawe 1 Lingkungan 12, Kelurahan Tangkahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan dan Ahmad Jimmy Alias Ocu (47) warga Jalan Khaidir Blok BB No. 18, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Medan ditangkap berdasarkan informasi masyarakat dari dua tempat yang berbeda.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Juriadi Sembiring SH, MH ketika dikonfirmasi kru Media Realitas.com mengatakan, barang bukti (BB).

yang disita dari Tersangka (Tsk) pertama berupa 50 bungkus narkotika jenis Ganja kering seberat 102 gram dan 1 unit handphone merk Nokia, Tsk ke dua berupa 1 bungkusan besar narkotika jenis Ganja kering seberat 174 Gram dan 2 unit handphone merk Samsung serta Nokia.

“Berawal menerima Informasi Masyarakat, bahwa ada seorang laki-laki yang selama ini sebagai pengedar Ganja di Jalan Rawe I, Kelurahan Martubung kemudian Team Opsnal melakukan lidik ke lokasi dimaksud.

Melihat seorang laki-laki dengan ciri-ciri sesuai informasi didapat sehingga langsung dilakukan penindakan dan berhasil diamankan laki laki tersebut dirumahnya serta mengaku bernama M. Said”, Ucapnya pada Jumat, (31/07/2020).

Hasil introgasi dari Tsk M. Said mengakui sebagai pemilik Ganja kering dan barang haram tersebut di perolehnya dari temannya bernama Ocu.

“Team Opsnal Sat Narkoba melakukan pengembangan terhadap Ocu dan menangkap yang bernama Ahmad Jimmy alias Ocu, dari tangan Tsk berhasil disita BB berupa Narkotika jenis Ganja kering zaat diintrogasi Tsk Ahmad Jimmy alias Ocu mengaku ada menjual Ganja kering kepada M. Said yang mana Ganja tersebut diperolehnya dari temannya berinisial UC (DPO)”, Terangnya.

“Terhadap ke 2 (dua) Tsk dipersangkakan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal.111 ayat (1) UU RI No. 35 Thn 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun penjara”, Tutupnya. (Win).