IKLAN YARA

Bea Cukai Dan Bareskrim Mabes Polri, Berhasil Gagalkan Penyelundupan 119 Kg Sabu di Sungai Peureulak Provinsi Aceh

oleh -535.489 views
UPDATE CORONA

Aceh Timur I Realitas – Bea Cukai Dan Bareskrim Mabes Polri, Berhasil Gagalkan Penyelundupan 119 Kg Sabu di Sungai Peureulak Provinsi Aceh.

Bea Cukai dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis Sabu sebanyak 119 Kg ke Indonesia melalui Krueng Peureulak, Aceh Timur. Minggu (21/06/2020) pekan lalu.

Sabu Sebanyak 119 Kg jenis (metamfetamine) asal Malaysia yang merupakan muatan kayu KM.

Sesuai dengan konferensi pers yang digelar di Bareskrim Polri hari ini yang dihadiri oleh Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Pusat, BM Wijayanta, Direktur KIAL Bea Cukai Pusat, R. Syarif Hidayat, Kakanwil Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri), Agus Yulianto, serta Kasi Narkotika dan Barang Larangan Kanwil Bea Cukai Aceh, Mohamad Mutaqin.

Turut hadir juga para pejabat dari Polri atau yang hadir di pertemuan Kabareskrim, Kadiv Humas, dan Direktur Narkoba.

BACA JUGA :   PCI Sahkan Akta Notari dan Siapkan Verifikasi Administrasi

Penangkapan Kronologis Keberhasilan penindakan ini bermula dari informasi yang akan ada memasukkan barang yang mengubah sabu di perairan Aceh dan sekitarnya yang berasal dari Malaysia.

Atas informasi tersebut, Minggu malam (21/06/2020) satuan tugas (Satgas) kapal patroli Bea Cukai BC 20002 menindaklanjuti dengan melakukan patroli laut di sekitar mencari Krueng (sungai) Peureulak, Aceh Timur Provinsi Aceh.

Tepat pada pukul 23.00 WIB, Satgas BC 20002 menjumpai kapal kayu KMTeupin Jaya yang dipindahkan adalah target yang bergerak ke arah Bayeun, Aceh Timur Provinsi Aceh.

Setelah KM Teupin Jaya berhasil diselesaikan dan dikuasai, Satgas melakukan pemeriksaan lebih rumit untuk mencari puluhan kg sabu.

Setelah kerja keras sampai akhirnya Satgas menemukan 119 Kg paket bungkus teh @ 1 kg yang diduga jenis sabu (Metamfetamina) serta kenyamanan 3 (tiga) orang anak buah kapal (ABK) berhasil diamankan.

BACA JUGA :   Yasonna Serahkan Sembilan Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Sebagai tindak lanjut atas penangkapan ini, Satgas Kapal Patroli BC 20002 yang diawaki oleh Bea Cukai Kanwil Kepri ini selanjutnya berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Aceh dan Bea Cukai Kantor Pusat, ujarnya.

Setelah itu, kapal kayu, barang bukti, diantar ke tiga tersangka dibawa ke Kantor Bea Cukai Kuala Langsa Provinsi Aceh untuk dilakukan pemeriksaan dan penelitian lebih mendalam.

Selanjutnya, 119 Kg sabu dan tiga tersangka telah diserahterimakan oleh Kanwil Bea Cukai Aceh ke Bareskrim Polri pada Rabu (24/06/2020) di Ruang Media Center Bea Cukai Kuala Langsa Aceh.

Setelah dilakukan Koordinasi Dengan Bareskrim Polri Bea Cukai juga telah melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk pengembangan dan pemberian lebih lanjut.

Bareskrim Polri menyatakan bahwa ini adalah kasus yang sudah ada sejak awal hingga kini, yang merupakan daftar orangutan (DPO) kepolisian tahun 2014, ujar nya.

BACA JUGA :   AKBRI 90, Kapolres Terobos Daerah Trisolir Untuk Vaksinasi Dor to Dor

Penindakan yang telah dilakukan oleh Bea Cukai juga tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi yang telah dibangun dengan Bareskrim Polri khusus Direktorat Tindak Pidana Narkoba.

Fokus kerja sama yang telah dibangun selama tiga tahun ini adalah berbagi informasi, operasi bersama, dan investigasi bersama.

Selanjutnya, sinergi yang berbuah hasil penindakan narkoba ditindaklanjuti dengan pengungkapan jaringan narkoba yang akan memberikan gambaran tentang risiko dan informasi yang digunakan kembali untuk membuat langkah lanjutan demi pemberantasan dan penargetan untuk patroli laut Bea Cukai.

Atas penggagalan penyelundupan yang dilakukan kali ini, Bea Cukai telah menambah jumlah penindakan narkotika sepanjang tahun 2020. Hingga Juni 2020, menerima 331 kasus penyelundupan telah berhasil digagalkan, ujarnya.
(*)