banner 700250

Ketua Kadin Aceh Makmur Minta BPKS Permudah Izin Impor Gula

oleh -13.312 views
Ketua Umum Kadin Aceh, H Makmur Budiman, SE

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Ketua Kadin Aceh Makmur Minta BPKS Permudah Izin Impor Gula.

Ketua Umum Kadin Aceh, H Makmur Budiman, SE minta Badan Pengelolaan Kawasan Sabang (BPKS) untuk mempermudah izin dan pengurusan impor gula, ditengah kondisi terus melambungnya harga komoditi tersebut selama mewabah Covid-19, ujar nya kepada Wartawan di Banda Aceh Kamis (26/03/2020).

Lebih lanjut Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman menyebutkan, BPKS sebagai lembaga vertikal yang memiliki kewenangan dalam memberikan perizinan dan pengurusan untuk melakukan impor Gula di kawasan Sabang, Provinsi Aceh sebagai daerah free trade zone, atau kawasan zona bebas.

Sekarang ini, jelas Ketua Kadin Aceh, Makmur Budiman, ditengah situasi ekonomi global yang kian tak menentu, serta tingginya harga tebus gula di provinsi Aceh, sudah semestinya BPKS bekerja cepat, agar dapat segera mengatasi krisis serta mahalnya harga gula di daerah di Aceh apalagi kita akan menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Sekarga gula ditingkat pengecer mencapai Rp 22 ribu per Kg , atau setara Rp1 juta/sak, isi 50 kg.

Dengan nilai tersebut sangat memukul konsumsi sektor industri kecil, yang memanfaatkan gula sebagai bahan baku utama. BPKS, terang Makmur, dapat melakukan memberikan kemudahan izin, impor gula secara cepat, tanpa menunggu regulasi ataupun izin kuota impor, ujar Pengusaha Aceh ini yang selalu memperhatikan masyarakat Kecil.

Kita datangkan saja dulu gula ke Sabang,” kata pengusaha sukses ini.

BPKS saat ini harus segera memproses pengusaha yang ingin mengajukan izin impor gula ke kawasan Sabang, ujar nya lagi.

Bagaimana teknis agar gula tersebut dapat sampai ke Banda Aceh, dan didistribusikan ke daerah lainnya, itu adalah persoalan yang nantinya akan dipikirkan yang terpenting masyarka di Aceh bisa menikmati nantinya.

Harga gula di Aceh sudah cukup mahal masyarakat sudah semakin mengeluh, ujar Makmur pengusaha yang akrab dengan semua pihak. Kita harus bergerak cepat, kasihan ini masyarakat kecil, tegasnya.

Makmur Budiman juga mengharapkan, agar Forkopimda Aceh dapat memanggil pihak Kawil Bea dan Cukai Provinsi Aceh, guna mencari solusi secara cepat, agar gula yang ada di Sabang, saat ini, dapat dimasukkan ke Banda Aceh, tanpa melalui proses perizinan yang rumit.

Sabang saat ini, pihak BPKS diharapkan dapat terus memproses izin kuota impor gula yang diajukan pengusaha.

Agar gerak dan langkah yang dilakukan untuk mengatasi kelangkaan gula dapat diatasi secara cepat, sebut Makmur.

Gak bisa main-main lagi kita, jika terus seperti ini, sektor industri kecil akan banyak gulung tikar nantinya, tutup Makmur. ( * )