Gadis Pekalongan Tewas Kesetrum Gegara Singkirkan Bambu

oleh -6.201 views

IDUL FITRI

Yogyakarta I Realitas – Kasus tewasnya Widia Nahiul Hikmah (20) pemotor tewas tersengat listrik gegara menyingkirkan bambu di Pekalongan jadi atensi PLN. PLN mengimbau agar masyarakat waspada dan melaporkan jika menemukan pohon tumbang terkena jaringan listrik. 

“Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, Armunanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/2/2020).

“Ke depannya, agar hal serupa tidak terjadi lagi maka diimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada apabila menemukan adanya pohon tumbang atau pohon yang mengenai jaringan listrik dapat segera memberitahukan ke PLN,” sambung Armunanto.

Armunanto juga mengimbau memasuki musim penghujan masyarakat agar berhati-hati terhadap bahaya listrik. Sebab, kondisi cuaca ekstrem rentan bahaya listrik yang disebabkan banjir dan pohon tumbang. 

“Langkah yang dapat dilakukan masyarakat yaitu mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi,” imbaunya.

Dia mengatakan setelah banjir surut masyarakat penting untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan. 

Armunanto juga mengingatkan agar masyarakat tidak menangani sendiri pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik. Dia minta masyarakat segera melapor ke PLN agar segera dipadamkan sementara sebagai tindakan antisipatif terhadap bahaya.

“Kami mengimbau apabila masyarakat melihat potensi bahaya listrik, hendaknya tidak menangani sendiri dan segera melaporkan ke PLN melalui Contact Center 123 agar dapat ditangani oleh petugas,” tegas Armunanto.

Sebelumnya diberitakan, pemotor Widia tewas pada Kamis (20/2). Kala itu korban sedang beeboncengan dengan temannya, dan hendak menyingkirkan ranting bambu yang menghalau jalannya.

“Korban yang mengemudikan kendaraan. Jadi sesampainya di jalan ada ranting bambu yang menghalangi jalan motornya. Jadi korban bermaksud menyingkirkan dengan tangan kiri. Saat itu juga korban tersengat arus listrik,” kata Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom. (Dtc/Red)