15819 KALI DIBACA

Muchammad Romahurmuziy Mantan Ketum PPP Kasus Korupsi di Vonis 2 Tahun Penjara

Muchammad Romahurmuziy Mantan Ketum PPP Kasus Korupsi di Vonis 2 Tahun Penjara
Mantan Ketua Umum PPP, Muchammad Romahurmuziy alias Romy
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Mantan Ketua Umum PPP, Muchammad Romahurmuziy alias Romy, divonis 2 tahun penjara, Romy juga diharuskan membayar denda Rp.100 juta subs 3 bulan kurungan.

Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menilai Romy terbukti menerima suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata ketua majelis hakim, Fahzal Hendri, saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Majelis hakim menilai Romy terbukti menerima suap terkait pengisian dua jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Pertama, suap sebesar Rp.325 juta diterima Romy bersama eks Menteri Agama Lukman Hakim dari mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag Jawa) Timur, Haris Hasanuddin.

Lalu, uang yang diterima Romy sebesar Rp.255 juta yang diberikan dalam dua tahap, sementara untuk Lukman Hakim, uang yang diterima ialah Rp.70 juta.

Kedua suap sebesar Rp.91,4 juta lainnya diterima Romy dari mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi.

Khusus untuk Romy, hakim menilai ia total menerima Rp.250 juta dari Haris dan Rp.50 juta dari Muafaq. Lukman dinilai menerima Rp.70 juta.

Sementara sisanya yakni, Rp 46,4 juta, hakim menilai tak diterima Romy, melainkan dipakai sepupu Romy bernama Abdul Wahab saat bertarung sebagai Caleg DPRD Kabupaten Gresik dari PPP.

Terkait uang Rp.250 juta yang diterima dari Haris, Romy sudah menyetorkan uang itu kepada KPK melalui Norman Zen, sementara Rp.50 juta sisanya merupakan bukti KPK ketika melakukan OTT.

Suap itu agar Romy membantu Haris dan Muafaq menduduki jabatan tersebut.

Perbuatan Romy dianggap melanggar Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. (Kumparan/Muhammad Nazar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS