Haidir Barus Terpidana Berkeliaran Diluar Rutan

oleh -43.489 views
Pihak JPU dan petugas Rutan Singkil mendatangi terpidana kerumahnya di Desa Bulu Sema Kec. Suro. (MediaRealitas/Rostani)

IDUL FITRI

Aceh Singkil  Realitas – H. Haidir Barus terpidana pelaku Penganiyaan korban Aderani, terbukti bersalah oleh Pengadilan Negeri Singkil diponis 45 Hari Pejara tapi masih berkeliaran diluar Rutan, Sabtu (7/12/2019).

Pelaku penganiayaan (HB) H. Haidir Barus (45) terhadap korban Aderani warga Bulusema Kec. Suro Kab. Aceh Singkil yang telah ditetapkan sebagai terdakwa melalui putusan pengadilan Negeri Singkil 14 November 2019. Baru di eksekusi Kejaksaan 5 Desember 2019.

Tapi ironisnya Haidir Barus bebas berkeliaran diluar Rumah tahanan klas II B Cabang Singkil.

Korban Aderani mengaku melihat langsung, H. Haidir Barus (HB) yang sedang berada di warung kopi di Desa Bulu Sema, 5 Desember 2019 sekitar pukul.16:30.

“Sementara pihak Ka Rutan beralasan, H.Haidir Barus dilepaskan lantaran masa tahanannya telah habis”, sebut Aderani.

Aderani meminta agar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM mencopot Karutan Singkil dari jabatannya, jika benar terbukti bersalah atas kasus ini.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Negara Cabang Singkil, Azwir yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, H. Haidir Barus telah ditahan dua hari pasca putusan pengadilan.

Namun kembali dikeluarkan lantaran dalam hitungan pihak Rutan, masa tahanan yang bersangkutan sudah berlebih tiga hari.

Sementara saat dikonfirmasi ulang, di RSUD Aceh Singkil, Sabtu (7/12) Azwir menyebutkan, pihaknya menghitung masa tahanan HB dari tanggal putusan, dan bukan dari tanggal eksekusi, sehingga HB telah dikeluarkan.

Kendati Azwir menyebutkan, pihak JPU yang mengatakan “tadi saya baru ditelpon JPU. Mulkan Balya SH. yang akan merubah tanggal eksekusi HB.

Azwir menyebutkan, menghitung masa tahanan terpidana berbeda dengan pasal 22 KUHAP, yakni dengan tidak membagi seperlima jumlah hari terpidana masa tahanan kota.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mulkan Balya yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan, HB ditahan selama 14 hari dan status sebagai tahanan kota selama 60 hari.

Dijelaskannya, jika terdakwa dengan status tahanan kota, telah dijatuhi hukuman akan dikurangkan selama di tahanan kota dengan hitungan 1/5 dari masa hukumannya di Rumah Tahanan Negara.

Dengan demikian total masa hukuman yang telah dijalani HB baru 28 hari. Sementara HB divonis oleh Majelis Hakim 1 bulan 15 hari (45 hari) sejak tanggal putusan 14 Nopember 2019. Artinya HB wajib menjalani sisa masa tahanan sekitar 13 hari lagi.

Lebih lanjut JPU. Mulkan Balya katakan, Tanggal 21 Novpember 2019 HB itu sudah kita eksikusi karna ka rutan di jakarta ia menelepon saya jangan diantar dulu tunggu saya pulang ucap Mulkan Balya menirukan.

Setelah itu Ka. Rutan sekitar tgl 24 – 25 ia udah pulang, tapi saya di Banda Aceh karena ada sidang di Banda Aceh, jadi saya tidak bisa me-eksikusi beliu.

Kemudian pihak korban Ade Rani menyakan kepada saya kenapa HB belum juga di eksikusi. Kata Mulkan Balya.

Baru saya eksekusi pada 5 Desember 2019, ” Saya bawalah berita acara yang baru, Kata Ka. Rutan yang lama saja, kali ini saya minta tolonglah” katanya menirukan ucapan Ka. Rutan.

Kemaren Pak kajari memintak kepada saya kapan kau masukan disitu kau buat berita acaranya.

Kemaren itu saya sudah mebawa berita acara yang baru, kata bapak yang itu sajalah kita pakek. kemudian saya jawab, saya pak tidak bertanggung jawab dalam hal ini.

Nah kalau nanti terjadi sesuatu nanti saya tarik yang lama, saya masukan yang baru. Itu mengkompirmasi bila terjadi sesuatu. Ternyata terjadilah seperti ini, itu diluar tanggung jawab kami, saya hanya menelong biau. Kata Mulkan Belya

Pantauan Realitas dapangan hingga, Sabtu (7/12) sore, pihak JPU dan petugas Rutan Singkil kembali mendatangi terpidana kerumahnya di Desa Bulu Sema Kec. Suro.

Diduga petugas tersebut hendak melakukan penjemputan terhadap HB. Sementara petugas Rutan yang hendak dikonfirmasi terkait penjemputan HB, tersebut meminta wartawan untuk konfirmasi resmi kekantor Rutan setempat. (Rostani/Yudi)