11419 KALI DIBACA

Satgas Pamtas Yonif 132 Fasilitasi 23 Warga Timor Leste Ziarah ke Makam Leluhur di NTT

Satgas Pamtas Yonif 132 Fasilitasi 23 Warga Timor Leste Ziarah ke Makam Leluhur di NTT
example banner

Jakarta I Realitas – Satgas Pamtas Yonif 132 Fasilitasi 23 Warga Timor Leste Ziarah ke Makam Leluhur di NTT, Personel Satgas Pamtas Yonif 132/BS, memfasilitasi 23 warga negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang hendak ziarah ke makam leluhur di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/11/2019).

Diungkapkan Dansatgas, kejadian tersebut berawal dari pelintas batas dari Timor Leste yang akan melintas masuk ke Indonesia dalam rangka ritual adat Bakar Lilin atau Berdoa kepada Arwah dimakam keluarga atau kerabat mereka yang telah meninggal.

“Pada Rabu (13/11/2019), sebanyak 23 orang warga Timor Leste ketika tiba di Pos Aplal menyampaikan kepada Danpos Letda Inf Sumarlin Nasution), agar diberikan kemudahan memasuki wilayah Indonesia selama 3 hari,” ujarnya.

Lanjut Dansatgas, mengetahui ada warga negara tetangga yang mendatangi pos, Danpos bersama personel yang lain menyambut para pelintas batas tersebut di Pos Penjagaan.

“Bahkan, satu jam sebelumnya, pihak UPF (Kepolisian Timor Leste) juga sudah menyampaikan kepada Satgas adanya keinginan warga mereka yang bermaksud berziarah ke makam leluhur di wilayah Indonesia,” jelasnya.

Ketika para pelintas batas ini tiba di pos tambahnya, Danpos pun dengan humanis menanyakan surat administrasi kelengkapan yang harus diperlihatkan.

“Hal seperti ini sudah menjadi Protap Satgas bagi para pelintas batas yang hendak berkunjung ke wilayah Indonesia,” ucapnya lagi.

Di tempat terpisah, Danpos Aplal, Letda Inf Sumarlin Nasution mengungkapkan, bagi setiap warga negara lain yang hendak berkunjung ke wilayah Indonesia harus melengkapi dokumen pelintas batas, seperti KTP, maksud dan tujuan, serta berapa lama kunjungannya.

“Jika dipastikan lengkap semua persyaratan, kami pun dengan senang hati memberikan ijin bagi mereka masuk ke wilayah NTT,” tuturnya.

Sementara itu, Makrius Colo (46), warga negara Timor Leste mengucapkan, terima kasih kepada TNI karena telah memfasilitasi mereka dalam kegiatan ziarah ke makam leluhur mereka.

“Semoga kebaikan yang diberikan TNI di wilayah perbatasan ini mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.

Selesai melaksanakan ziarah di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, ke-23 warga negara Timor Leste tersebut kembali ke negaranya. (Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS