8419 KALI DIBACA

Ibu Jadi Pengedar Narkoba Dan Anak Jadi Bandar Narkoba

Ibu Jadi Pengedar Narkoba Dan Anak Jadi Bandar Narkoba
example banner

Malang  I Realitas – Seorang ibu berinisial SIA (62), warga Jalan KH Malik Dalam, Kota Malang, ditangkap karena mengedarkan pil dobel L. Yang mengejutkan, tersangka merupakan sindikat narkotika yang dikendalikan putranya di Lapas Madiun. Barang bukti sebanyak 115 ribu pil doubel L disita dari tangan tersangka.

SIA awalnya ditangkap Satreskoba Polres Malang Kota di rumahnya. Penangkapan dilakukan berdasarkan keterangan V, yang diduga sebagai kurir SIA dalam mengedarkan narkotika.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan paket kecil yang berisi sabu, dengan total berat 92,35 gram, satu timbangan elektronik dan 115 ribu butir pil dobel L.

“Tersangka ini (SIA), bertugas menyiapkan narkotika (packing) untuk pengedar yang memesan kepada putranya berinisial ZA yang kini menjalani hukuman di Lapas Madiun,” ungkap Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander saat press rilis di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (9/9/2019).

Dony membeberkan dari hasil keterangan tersangka terungkap, narkotika yang dipesan kemudian diedarkan dengan sistem tempel atau biasa dikenal sistem ranjau.

“Nah, tersangka V bertugas mengambil paket dan mengedarkan kepada pemesan. Mereka sistem tempel atau ranjau. SIA ditangkap setelah mengamankan V terlebih dahulu,” ulas Dony.

Dony mengaku telah mengantongi identitas putra dari SIA. Rencananya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Lapas Madiun, untuk pengembangan kasus ini.

“Kami juga akan bekerjasama dengan Bea Cukai beserta lembaga terkait. Untuk memberantas peredaran narkotika di Kota Malang,” tegasnya.

Dony menyebut, pengungkapan 22 kasus narkotika dilakukan selama kurun waktu 28 Agustus-9 September 2019, ini telah berhasil menyelamatkan 2 ribu generasi muda di Kota Malang, dari bahaya narkotika.

“Kota Malang sudah menjadi pasar, dan kita sudah berkomitmen untuk memerangi peredaran narkotika. Kami juga berharap peran aktif masyarakat,” tandasnya.

Tersangka SIA, hanya bisa tertunduk malu ketika dihadirkan dihadapan awak media. Perempuan itu berdalih, belum lama mengedarkan narkoba. “Belum lama, masih pertama kali,” katanya saat ditanya oleh Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander. (Acst/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS