25919 KALI DIBACA

Tujuh Pelaku dan Berstatus Pelajar Terlibat Jambret diringkus Polisi

Tujuh Pelaku dan Berstatus Pelajar Terlibat Jambret diringkus Polisi
example banner

Bireun I Realitas – Tujuh tersangka yang terlibat pejambretan dan masih berstatus pelajar berhasil diringkus pihak kepolisan Polres Bireuen, Senin (12/8) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Ketujuh pelaku pencurian dengan kekerasan itu diringkus personel Satreskrim, yang dipimpin langsung Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH dan personel Opsnal Reskrim Polres Bireuen.

Wakapolres Bireuen Kompol Jatmiko SH didampingi Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH dan Kasubbag Humas, Ipda M Nasir di Mapolres Bireuen kepada wartawan, Senin (12/8) sore menjelaskan, ketujuh remaja ini ditangkap setelah adanya laporan dari masyarakat melalui Mapolsek Gandapura.

“Selain mengamankan tujuh pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat warna merah BL 4651 ZAR dan Vario Putih BL 5197 ZAH serta tiga unit Handphone jenis Vivo, Redmi dan Oppo,” katanya.

Ketujuh remaja tanggung dan masih berstatus pelajar yang berhasil diamankan itu, MS (17) dan MS ini pelaku utama asal Pulo Pineung dan Z Bin L (17), pelajar, Desa Bugak Krueng Mate, Kecamata Jangka serta J Bin B (16) pelajar, Desa Meunasah Timu, Kecamatan Peusangan.

Lalu F Bin K (17) wirastawasta, Desa Kubu Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng M (17) pelajar, Desa Lamkuta, Kecamatan Jangka, R (17), pelajar, Desa Pulo Blang, Kecamatan Jangka, F (17), pelajar, Desa Bugak Krueng Mate, Jangka, Bireuen.

Hasil keterangan sementara dari pelaku tambah Jatmiko, mereka merampas uang korban dalam dompet serta Handpone korban, sedangkan uang yang dijambret Rp 150 ribu, bahkan Rp 3 juta. Seluruh uang tersebut sudah bagikan untuk dipoya-poyakan.

“Modus yang dilakukan pelaku ini dengan cara mengikuti, membuntuti calon korban, terutama kalangan wanita, kebayakan ABG yang mengendarai sepeda motor yang membawa Handpone serta dompet yang diletakkan di bagasi depan sepmor,” terangnya.

Selanjutnya pelaku ini langsung merampas barang milik korban sambil menendang sepeda motor korban, agar korban tidak berkesempatan mengejar pelakunya.

“Dari pengakuan pelaku itu sendiri, aksi mereka ini telah dilakukan lima bulan lebih dan aksi mereka sangat meresahkan masyarakat dan menimbulkan korban jiwa,” sebutnya.(PNG/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS