9019 KALI DIBACA

Polisi Berhasil Menangkap Dua Pelaku Curanmor

Polisi Berhasil Menangkap Dua Pelaku Curanmor
example banner

Jakarta, I Realitas – Polisi memangkap dua pelaku pencurian motor di daerah Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Para pelaku mencuri motor yang diparkir di parkiran terbuka.

“Tersangka atas nama WYS dan RM. Jadi modus mereka ini menyetut,bahasanya nyetut (didorong dengan kaki) ya. Jadi untuk WY ini mengambil motor yang dinilai aman di pinggir jalan yang tidak terkunci stang,” kata Kapolsek Kembangan AKP Fahrul Sudiana di Polsek Kembangan, Jalan Safir Raya, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (27/8/2019).

Satu pelaku bertugas mengambil motor yang tidak terkunci stang, pelaku yang lain kemudian menjemputnya dengan motor yang lain. Pada saat inilah aksi kedua pelaku diketahui oleh pihak kepolisian yang sedang melakukan patroli di wilayah tersebut.

“Sekiranya dinilai sudah aman baru dijemput dengan saudara Wisnu atau WY ditendang dari belakang atau bahasanya disetut. Kemudian korban tersebut melihat mereka melakukan kegiatan tersebut. Kemudian si korban teriak dan kebetulan ada piket patroli kami yang bekerja di sekitaran lokasi kemudian kita melaksanakan tindakan penangkapan,” sambungnya.

Tersangka WY sempat berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motornya. Tetapi polisi tetap mengejar pelaku dan berhasil menangkap tersangka WY di daerah Tanggerang. 

“Akan tetapi saudara RM berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor pribadinya. Yang kita amankan sementara saudara WY dan pengembangan rekan-rekan di lapangan yang dipimpin oleh Pak Kanit reskrim AKP Mubarrak dan pak Panit Ipda Joko kurang lebih selama 3 minggu itu kita melaksanakan didik dan berhasil diamankan di wilayah Tanggerang,” jelas Fahrul.

Salah satu pelaku merupakan residivis dan sampai saat ini telah melakukan 4 kali pencurian sepeda motor dari di beberapa wilayah. Polisi menuturkan kedua tersangka tidak terindikasi menggunakan narkoba. Saat ini kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Kembangan Jakarta Barat.

“Yang WY susah residivis. Pengakuannya sudah 4 (motor), dengan ini sudah 4 (motor). Kalau itu kita sudah melaksanakan tes urine ya tapi negatif sih,” sambung Fahrul. (Dtc/Red/Ema)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS