14019 KALI DIBACA

Oknum LSM Terkena OTT Ditetapkan Jadi Tersangka

Oknum LSM Terkena OTT Ditetapkan Jadi Tersangka
example banner

JAKARTA  I Realitas – Setelah 2×24 Jam, Jaksa penyidik Kejari Kepahiang, Bengkulu telah menetapkan status 2 terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) menjadi tersangka.

Penetapan status tersangka kedua terkena OTT itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT – 05 / L.7.18 / Fd.1 / 07 / 2019 tanggal 30 Juli 2019 atas nama tersangka “S” dan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT – 06 / L.7.18 / Fd.1 / 07 / 2019 tanggal 30 Juli 2019 atas nama tersangka “CS”.

“Terhadap ke 2 oknum Pengurus LSM DPC Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang terkena OTT pada Selasa (30/7), telah dikeluarkan Surat Perintah Penyidikan dan menetapkan status tersangka. Terhadap kedua tersangka akan dijerat dengan sangkaan Pasal 2 ayat (1) UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang perubahan UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ucap Kapuspenkum Kejagung RI Dr. Mukri.

Untuk kepentingan penyidikan tambahannya, Jaksa Penyidik Kejari Kepahiang melakukan penahanan terhadap kedua tersangka selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Curup, Bengkulu, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT – 05 / L.7.18 / Fd. 1 / 07 / 2019 untuk tersangka “S” dan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT – 06 / L.7.18 / Fd. 1 / 07 / 2019 untuk tersangka “CS”, tutup Kapuspenkum Dr. Mukri.(RO/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS