18219 KALI DIBACA

KPK Selidiki PNS Kementrian Dalam Negeri Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek e-KTP

KPK Selidiki PNS Kementrian Dalam Negeri Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek e-KTP
KASUS OTT KPK
example banner

JAKARTA, I Realitas – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Dalam Negeri (Kememdagri), Raziras Rahmadilah hari ini dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dijadwalkan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Raziras akan diperiksa penyidik lembaga antirasuah sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Dirut PT Sandipala Arthaputra, Paulos Tannos.

“Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin, (26/8/2019).

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan empat tersangka baru terkait kasus korupsi e-KTP. Empat tersangka baru tersebut yakni, mantan anggota DPR RI, Miryam S Haryani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; PNS BPPT, Husni Fahmi; dan Dirut PT Sandipala Arthaputra, Paulos Tanno

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan 10 orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. 10 tersangka tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, Markus Nari.

Delapan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pokok korupsi e-KTP. Sedangkan dua orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ini yaitu, Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo. Keduanya dijerat pasal merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan e-KTP. (Dtc/Red/Ema)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS