12519 KALI DIBACA

Keberadaan UPDT Metrologi Diharapkan Lindungi Masyarakat dari Kecurangan Timbangan

Keberadaan UPDT Metrologi Diharapkan Lindungi Masyarakat dari Kecurangan Timbangan
example banner

Langsa I Realitas – Keberadaan UPDT Metrologi diharapkan mampu menjawab persoalan masyarakat dan melindungi hak masyarakat dari kecurangan timbangan yang kerap dilakukan oleh oknum pedagang.

“Berdasarkan undang-undang yang ada urusan kemetrologian menjadi urusan kabupaten/kota,” sebut Panitia Pelaksana yang juga sebagai Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Langsa Drs Zulhadisyah Sulaiman, M.Sp, pada acara peresmian Kantor UPDT Metrologi Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Langsa, Senin (5/8), di Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro.

Sementara itu, Sekda Kota Langsa, Syahrul Thaib, SH, M.Ap, saat meresmikan kantor tersebut, menyebutkan, metrologi bukan hanya sekedar membuktikan secara keilmuan alat ukur yang digunakan akurat, tetapi spirit atau nilai-nilai yang dikandung dibalik keberadaan institusi UPTD Metrologi ini adalah menegakkan kebenaran dan melawan kemungkaran/ kedzaliman.

Oleh karena itu jangan sampai petugas tera/ulang bisa diajak bekerjasama dengan pemohon untuk melakukan kecurangan dengan iming-iming uang atau barang,” sebut Sekda.

Disamping itu, sambung Sekda, keberadaan UPTD Metrologi ini juga bisa menjadi sumber PAD dengan cara membuat perjanjian kerjasama dengan kabupaten/kota tetangga yang belum memiliki pelayanan kemetrologian.

Agar dapat menarik minat kabupaten/kota tetangga bekerjasama dengan UPTD Metrologi  Kota Langsa maka pelayanan kemetrologian yang diberikan harus kreatif dan inovatif,” terangnya.

Lanjut Sekda, terbentuknya UPTD Metrologi Kota Langsa ini tak lepas dari dorongan dan dukungan Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat. Untuk ituu, kepada kedua pihak, Pemerintah Kota Langsa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

“Mohon jangan bosan untuk terus memberikan bimbingan kepada personil kami sehingga mereka bisa bekerja profesional, amanah, dan berintegritas,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Metrologi Kemendag RI, Rusmin Amin, S.Si, MT menjelaskan, masalah ukuran timbangan merupakan hal yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari.

Jika dilihat dari sisi agama, maka sangat jelas agama Islam mengatur masalah tera, begitu juga dari sisi negara ada undang-undang yang mengatur.

Namun, dalam melaksanakan tertib ukur, sebenarnya yang harus menjadi perhatian kusus metrologi bukan hanya masalah tera, akan tetapi pengawasan yang paling penting.

“Kalau layanan sudah ada tolong dibuat unit pengawasannya,” pungkasnya. ( PNG/Red )

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS