12019 KALI DIBACA

Kantongi Sabusabu, 2 Pemuda Dicegat Polisi saat Melintas di Perkebunan Karet Brigstone

Kantongi Sabusabu, 2 Pemuda Dicegat Polisi saat Melintas di Perkebunan Karet Brigstone
example banner

Asahan I Realitas – Kantongi Sabusabu, 2 Pemuda Dicegat Polisi saat Melintas di Perkebunan Karet Brigstone.

Petugas Unit Reskrim Polsek Bandar Pulau berhasil mengamankan dua pemuda yang kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu, saat melintas di Perkebunan Brigstone, Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan.

Keduanya adalah Andi Sofyan alias Kampret (27) dan Muhammad Priambudi alias Pria (19) yang merupakan warga Dusun III, Desa Huta Rao, Kecamatan Bandar Pulau.

Kapolsek Bandar Pulau, AKP Muhammad Iskad menyebutkan penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat, bahwa kedua tersangka baru saja membeli narkotika jenis sabu dari seseorang.

“Hari Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 22.00 WIB malam, setelah dapat info petugas kami melihat keberadaan terlapor melintas berboncengan mengendarai sepeda motor. Melihat itu petugas kami pun langsung melakukan pengejaran,” jelas Iskad, Kamis (22/8/2019).

Lanjut Iskad, setelah berhasil menghentikan sepeda motor Suzuki Shogun tanpa plat yang dikendarai para pelaku, maka petugas langsung melakukan penggeledahan.

Hasilnya petugas menemukan satu klip plastik kecil berisi butiran kristal yang diduga merupakan narkotika jenis sabu.

“Pencarian barang bukti juga dilakukan disekitar lokasi tempat diberhentikannya kendaraan pelaku, ditemukan lagi satu buah kotak rokok merek Magnum warna biru yang di dalamnya terdapat lima klip plastik kecil diduga merupakan sabu,” ungkapnya.

Tak sampai disitu, polisi pun melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah Andi Sofyan dan menemukan satu unit timbangan elektrik.

“Dari keterangan Andi Sofyan, bahwa sabusabu yang mereka miliki dibeli dari seseorang warga Kisaran bernama Ade,” ujarnya.

Petugas pun melakukan pengejaran, namun tak berhasil menemukan keberadaan Ade. Diduga yang bersangkutan sudah melarikan diri.

“Untuk Ade sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan akan terus diburu,” tegasnya.

Sementara, kedua tersangka dan seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Bandar Pulau untuk menjalani penyidikan.(Tribun/Red)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS