Pemerintah Aceh Desak Agar Stabilkan Harga TBS Sawit

oleh -213.759 views

Aceh Utara I Realitas – Pemerintah Aceh didesak untuk segera menstabilkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang akhir-akhir ini mengalami penyusutan hingga Rp 600 per kilogram. Harga tersebut jauh dari harga normal yang berkisar Rp 1000 hingga Rp 1500 per kilogram.

Desakan ini disampaikan Korlap Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Munzir dalam aksinya yang digelar di halaman gedung DPRK kabupaten setempat, Senin (15/7) siang. Dalam aksi itu, mereka juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi kinerja dinas pertanian dan perkebunan provinsi setempat.

BACA JUGA :  Ketua DPRK Aceh Timur : Desak Regulasi serta Keterlibatan BPMA dan Kementerian ESDM

“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera mensosialisasikan standar TBS sawit kepada para pengusaha agar tidak membeli sawit di bawah harga standar yang telah ditetapkan pemerintah,” ucap Munzir.

Ia meminta sosialisasi itu disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk menertibkan perusahaan perkebunan sawit yang HGU-nya telah berakhir.

BACA JUGA :  Pengeboran Minyak Ilegal Marak di Aceh Timur LSM KANA: Siapa yang Melegalkan

“Meminta kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk segera mencopot jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh jika tidak mampu melindungi petani kecil dan menstabilisasi harga TBS sawit,” sebut Munzir dalam aksinya.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini harga TBS sawit di Kabupaten Aceh Utara turun drastis. Petani tak punya pilihan selain menjual TBS kelapa sawit mereka ke tengkulak dengan harga rendah.(PNG/Nrl)