61819 KALI DIBACA

Masyarakat Gajah Meuntah Bangun Gampong PT. Patria Kamoe Tebar Ancaman

Masyarakat Gajah Meuntah Bangun Gampong PT. Patria Kamoe Tebar Ancaman
example banner

Aceh Timur I Realitas –  Senin8 juli 2019 masyarakat Gampong Gajah Meuntah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur dipimpin oleh Keuchik Jumadi. Abd memasang patok untuk penetapan Lokasi Pembangunan Gedung Layanan Publik Gampong sebagai langkah nyata penyerapan APBG 2019 dan seterusnya secara terencana dan berkelanjutan, gangguan yang datang silih berganti, masyarakat sempat melaporkan ke Polsek Sungai Raya (12/7) akibat ancaman diduga suruhan Perusahaan PT. Patria Kamou?

“Dari tahun 2014 kami sudah lelah diancam dengan senjata, dipukuli, diusir dan pengrusakan rumah warga yang dilakukan oleh bodigat diduga suruhan PT.Patria Kamou, sehingga kami bertahun-tahun harus menumbang dipengungsian komplek Rumah Sakit Umum di Idi, nah…. sekarang ini masyarakat melakukan pembangunan, diancam usir lagi oleh oknum Pam PT. Patria Kamou” Tutur Keuchik Gajah Meuntah Jumadi. Abd kepada wartawan (13/7/2019)

Jumadi. Abd menambahkan bahwa pihaknya bersama masyarakat melakukan pembangunan penyerapan APBG tahun Anggaran 2019 dan seterusnya adalah atas Perintah Bupatu Aceh Timur sesuai Rekomandasi (SPK) Bupati nomor 690/4141 tanggal 10 juni 2016 diatas lahan Administrasi Gampong 300 hektar.

Pihak Pemerintah Gampong juga telah menyuruti Pemerintah Pusat yang berkompeten dan lintas sektoral, merekomandasikan penolakan proses penerbitan HGU dan pencabutan Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya (IUP-B) Patria Kamou karena menyalahi ketentuan yang diatur Pemerintah.

Amatan wartawan dilokasi administrasi Gampong Gajah Meuntah 300 hektar, sebagian lahan masih hutan lebat dan sebagiannya telah dibersihkan warga untuk bercocok tanam palawija dan tanaman semusim, masyarakat sangat antusias untuk segera dapat kembali ke Desa Gajah Meuntah, selama ini menumpang disekitar Gajah Meuntah.

Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum berhasil melakukan konfirmasi dengan Pihak Perusahaan PT.Patria Kamou. secara terencana dan berkelanjutan, meskipun gangguan yang datang silih berganti, masyarakat sempat melaporkan ke Polsek Sungai Raya (12/7) akibat ancaman kekerasan fisik dan bakar rumah diduga atas suruhan Perusahaan PT. Patria Kamou?

“Dari tahun 2014 kami sudah lelah diancam dengan senjata, dipukuli, diusir dan pengrusakan rumah warga yang dilakukan oleh bodigat diduga perintah PT.Patria Kamou, sehingga kami bertahun-tahun harus menumbang dipengungsian komplek Rumah Sakit Umum di Idi, nah…. sekarang ini masyarakat melakukan pembangunan, diancam lagi oleh oknum Pam PT. Patria Kamou” Tutur Keuchik Gajah Meuntah Jumadi. Abd kepada wartawan (13/7/2019)

Jumadi. Abd menambahkan bahwa pihaknya bersama masyarakat melakukan pembangunan penyerapan APBG tahun Anggaran 2019 dan seterusnya adalah atas Perintah Bupati Aceh Timur sesuai Rekomandasi (SPK) Bupati nomor 690/4141 tanggal 10 juni 2016 diatas lahan Administrasi Gampong 300 hektar.

Pihak Pemerintah Gampong juga telah menyurati Pemerintah Pusat yang berkompeten dan lintas sektoral, untuk merekomandasikan penolakan proses penerbitan HGU dan pencabutan Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya (IUP-B) Patria Kamou karena menyalahi ketentuan yang diatur Pemerintah.

Amatan wartawan dilokasi administrasi Gampong Gajah Meuntah 300 hektar, sebagian lahan masih hutan lebat dan sebagiannya telah dibersihkan warga untuk bercocok tanam palawija dan tanaman semusim, masyarakat sangat antusias untuk segera dapat kembali ke Desa Gajah Meuntah, selama ini menumpang kesana-kemari disekitar Gajah Meuntah.

Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum berhasil menghubungi Pihak Perusahaan PT.Patria Kamou untuk melakukan konfirmasi. ( H a Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS