66619 KALI DIBACA

Kejati DKI Tahan Dua Pejabat Dok Kodja

Kejati DKI Tahan Dua Pejabat Dok Kodja
example banner

JAKARTA I Realitas  – Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melakukan penahanan terhadap 2 tersangka Korupsi atas nama masing-masing inisial IS dan tersangka FIEF, Kamis (18/7).

Kedua tersangka ditahan karena diduga telah mengkorupsi Rp.15 miliar uang biaya pemeliharaan dan perawatan Kapal “working Order” di PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2017.

IS selaku asisten manager pemasaran tidak melaporkan biaya jasa kerja, jasa pemeliharaan dan perbaikan untuk setiap kapal yang menggunakan jasa PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) dan tersangka “FIEF” selaku Kepala Sub Bidang Pemasaran tidak melakukan pelaporan ke Kantor Pusat PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari (persero). Dalam hal ini 11unit armada kapal yang diperbaiki tidak dilaporkan yang menimbulkan kerugian keuangan negara Cq. PT.DOK & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) sebesar kurang lebih Rp 15 miliar, ujar Kapuspenkum Kejagung Dr. Mukri.

Kedua tersangka ditahan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT-1612/M.1/Fd.1/06/2019 tanggal 26 Juni 2019 dan Nomor : PRINT- 1879/M.1/Fd.1/07/2019 tanggal 18 Juli 2019.

Atas perbuatannya itu, Jaksa Penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 2 ayat (1), pasal 3, jo pasal 18 UU.RI.NO. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU.RI.NO. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU.RI.NO. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, berdasarkan bukti yang cukup.

“Tersangka ditahan karena dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka dilakukan penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” ucap Kapuspenkum Dr. M U K R I. (Radar)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS