33019 KALI DIBACA

Jaksa Mulai ‘Endus’ Masalah di PDAM Gunung Kila Abdya

Jaksa Mulai ‘Endus’ Masalah di PDAM Gunung Kila Abdya
Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri SH
example banner

Blangpidie | Realitas – Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Kejari Abdya), diinformasikan mulai mengendus adanya   dugaan penyimpangan dana penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila yang berkantor di Desa Alue Dama, Kecamatan Setia.

 

Bahkan informasi yang diterima wartawan, Rabu (31/7) menyebutkan, kalau Kajari Abdya, melalui Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), telah memanggil Direktur PDAM Gunung Kila, berdasarkan laporan hasil Pansus DPRK, terkait dengan adanya dugaan penyimpangan di perusahaan air minum tersebut.

 

Penyelidikan itu berdasarkan surat perintah Kajari nomor : print-312/I.I.28/fd.I/07/2019, tentang dugaan penyimpangan  dana penyertaan  modal, dari Pemerintah Kabupaten setempat, ke PDAM Gunung Kila tahun anggaran 2017/2018 dan 2019.

 

Kajari Abdya Abdur Kadir SH MH, melalui Kasi Pidsus Riki Guswandri SH, dihubungi melalui phonselnya oleh wartawan, membenarkan perihal penyelidikan terhadap kasus tersebut. “Itu kita lakukan berdasarkan  hasil temuan pansus DPRK Abdya, yang diterima pada tanggal 26 Juli 2019, terhadap penggunaan  anggaran  pendapatan  dan belanja Kabupaten APBK tahun 2018,” sebutnya.

 

Dijelaskan Riki, saat ini perusahaan tersebut, belum sepenuhnya beroperasi hampir setiap kecamatan dalam Kabupaten Abdya. “Pada tahun 2017, telah diberikan  penyertaan modal oleh pemerintah sebesar Rp 3.314.337.880,-. Pada tahun 2018, pemerintah kembali memberikan penyertaan modal sebesar Rp 4 miliar dan pada tahun 2019 ini sebesar 2 miliar,” sebutnya.

 

Menurut Riki, penyertaan modal itu digunakan untuk  operasional  dan pembangunan intalasi air  ke masyarakat. “Kita  panggil Direktur PDAM, untuk dimintai keterangan terkait dengan dugaan  penyimpangan dana penyertaan modal, dari Pemkab tahun 2017, 2018 dan 2019,” terangnya.

 

Pada kesempatan itu, Riki juga menyebutkan, keseluruhan pekerjaan, bangunan beton pra cetak penangkapan air, pembangunan bangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK), telah  selesai pada tanggal 24 dan 27 Desember 2017 lalu. “Bahkan ada bangunan PDAM yang dikerjakan hancur,” kata Riki.

 

Selain dikegiatan fisik tambahnya, PDAM Gunung Kila tersebut juga banyak ditemukan temuan lainnya, termasuk operasional di kantor. “Kita sudah cros cek, nanti akan kita informasikan kembali beberapa masalah lainnya,” demikian tutupnya.(Syahrizal/Red)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS