54419 KALI DIBACA

Duta wisata Aceh timur dianggap fakum ini tanggapan Kadispora

Duta wisata Aceh timur dianggap fakum ini tanggapan Kadispora
example banner

IDI rayeuk | realitas – beberapa elemen masyarakat banyak yang berkomentar akan ada nya pemilihan duta wisata Aceh timur yang akan di laksanakan pada tanggal 15/6/2019.di gedung idi sports center (ISC),Selasa (2/6/2019).

Ada yang berpendapat bahwa duta wisata menghabiskan anggaran daerah saja dan tidak menghasilkan apa-apa, tidak aktif seperti yang kita lihat sekarang,ujar salah seorang warga,yang namanya tidak mau di sebutkan.

media pun langsung mengkonfirmasi kepada kepala Dispora mengenai fakum atau tidak aktifnya duta wisata yang terdengar isu dari kalangan masyarakat mengenai hal tersebut.

Kepala Dispora Ashadi,SE.MM, menjawab pertanyaan tersebut,duta wisata ini adalah progam pemerintah Indonesia,mulai jenjang kabupaten kota dan provinsi dan tingkat nasional, tujuan nya adalah dengan ada nya duta wisata di masing-masing daerah mereka dapat memberikan informasi,tugas mereka adalah mempromosikan daerah baik itu budayanya dan wisata nya untuk memperkenalkan daerah kita khusus di Aceh timur.

Tapi disisi lain seperti yang kita lihat banyak tempat wisata di daerah kita seperti di desa Kuala Idi dan desa kuala tapang mameh,namun masyarakat setempat melarang ada nya para wisatawan daerah dan luar daerah untuk berkunjung ke pantai karna takut nya melakukan maksiat.

Padahal jelas-jelas bupati Aceh timur telah merencanakan akan membuat pantai islami agar banyak wisatawan masuk kedaerahan kita. duta wisata yang terpilih mereka terus bekerja dan aktif,dan tidak mungkin juga meraka memaksa masyarakat untuk membuka pantai atau objek wisata lain bila masyarakat nya sendiri tidak mau bersatu,dan tidak mau maju daerahnya,tugas duta wisata ini hanya memberikan informasi yang benar dan memperkenalkan daerah kata kepala Dispora tersebut.

Lanjutnya lagi,saat ini mereka terus melakukan upaya mengenal kan daerah Aceh timur sampai keluar daerah,dan mereka malah bersaing di provinsi untuk memajukan dan mempromosikan daerahnya masing-masing dengan informasi dan ilmu yang mereka kuasai,padahal bila banyak orang yang berkunjung ke daerah kita yang pasti tentunya yang dapat penghasilan adalah masyarakat juga kan.namun kalau kita terus begini kapan maju dan dikenal orang luas ujar Kadispora ini.(Dedi/Nrl)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS