25619 KALI DIBACA

Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Masih Kabur, Polisi Periksa 16 Saksi

Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Masih Kabur, Polisi Periksa 16 Saksi
example banner

OGAN ILIR – Kasus pembunuhan sadis dengan cara mutilasi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), masih kabur. Hampir satu pekan sejak penemuan mayat Karoman warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, pada Kamis (6/6/2019), polisi belum dapat mengungkapnya.

Informasi yang dirangkum iNews, polisi telah berkali-kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Salah satunya dengan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari petunjuk.

Olah TKP susulan ini dilakukan pada empat titik sekitar lokasi penemuan mayat korban mutilasi. Dalam penyisiran, polisi menemukan jejak baru pada jalan setapak yang terdapat ceceran bercak diduga darah mengering.

Anjing pelacak kemudian mengarah ke sebuah rumah sederhana yang letaknya agak di pedalaman Desa Pinang Mas. D rumah itulah polisi menemukan sepatu boots yang terpapar cairan merah diduga darah.

Polisi selanjutnya mengamankan empat orang dalam rumah tersebut, salah satunya anak di bawah umur yang kemudian dibawa untuk diminta keterangan. Selain itu, turut disita beberapa senjata tajam.

“Saat ini sudah 16 saksi yang kami periksa,” ujar Kasatreskrim Polres Ogan Olir AKP Malik Fahrin Husnul Aqif, Rabu (12/6/2019).

Petugas gabungan Polsek dan Polres Ogan Hilir belum bisa menyimpulkan penetapan tersangka. Penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa saksi dan petunjuk alat bukit.

Diketahui, penemuan mayat pria diduga korban pembunuhan gegerkan warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (6/6/2019). Korban yang bekerja sebagai nelayan sempat hilang sebelum ditemukan dalam kondisi sudah dimutilasi bagian kepala dan kedua tangannya.(ines)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS