22019 KALI DIBACA

Judi Jackpot Marak Di Agara Kapolres & Bupati Tutup Mata

Judi Jackpot Marak Di Agara Kapolres & Bupati Tutup Mata
example banner

Kutacane, Aceh I Realitas -Maraknya penyakit masyarakat (Pekat) di Kabupaten Aceh Tenggara kini semakin meresahkan warga, selain beredarnya narkotika jenis sabu, kini permainan judi jenis jackpot juga semakin marak dibeberapa Desa, diprediksi perjudian jackpot itu mulai merata di16 kecamatan di Agara. 

Menurut informasi yang dihimpun media realitas pada Senin (25/6/2019), pemilik mesin judi jackpot itu merupakan orang Cina dari Sumatera Utara, diduga bekerjasama dengan aparat hukum yang ada di polres Agara, sehingga mesin judi jackpot itu tetap beroperasi hingga saat ini, hal itu bahkan sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu, tanpa ada penegakkan dari Bupati dan Kapolres. 

Tokoh Agama, ustadz Ihsan Sawabi kepada media realitas Senin (25/6/2019) menyebutkan, semakin maraknya penyakit masayarakat di wilayah ini, aparat penegak hukum terkesan tutup mata. Kendati, hingga saat ini belum pernah dilakukan razia maupun penutupan tempat itu , kalaulah ini di biarkan maka, tunggu lah kehancuran generasi muda kita, padahal merekalah yang kita harapkan kelak untuk mengisi pembangunan daerah ini, kalolah mereka sudah terjerumus, sehingga mengisi anggota kepolisian, pemerintahan dan aparat desa. Apa jadinya negeri kita ini kalo mereka-mereka sudah diisi dengan otak-otak sabu dan judi, 

Saya meminta kepada Bupati Raidin Pinim dan bapak Kapolres untuk mengambil tindakan tegas terkait maraknya peredaran narkoba dan judi di wilayah bumi sepakat segenep ini. “Tindakan tegas harus dilakukan oleh pihak yang berwajib, jangan sampai ada pembiaran apa lagi ada oknum yang membekingi, serta tangkapan lepas. “Hukum jangan tumpul keatas tajam kebawah demi tegaknya hukum dan syariah Islam, lanjutnya, bahkan ada lokasi jackpot tersebut berdekatan dengan kantor kapolsek dan koramil, namun seolah-olah mereka tak tahu menahu, menurutnya, itu yang tak masuk akal, karena tempat jackpot tersebut berdekatan dengan kantornya, jadi apa kerja babin kamtibmas tersebut apakah tidur- tidur saja, atau terlalu asyik juga main fb jelas ustadz Ihsan sawabi (sm).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS