306619 KALI DIBACA

Toke Suum : Dirut PTPN 1 Langsa Dan Jajarannya Lecehkan Pemko Langsa Padahal Kampus Hanya 200 Meter Dengan Lokasi RTH

Toke Suum : Dirut PTPN 1 Langsa Dan Jajarannya Lecehkan Pemko Langsa Padahal Kampus Hanya 200 Meter Dengan Lokasi RTH
example banner

Langsa | Realitas – Wali Kota Langsa Toke Suum, Direksi dan Jajarannya menganggap sudah melecehkan dirinya tidak mau menghadiri ke lokasi tanaman sawit yang di rebahkan oleh Pemko Langsa untuk lokasi Parkir dan jalan menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun di seputaran PTPN 1 Langsa.

Kalau mereka berani silakan laporkan saya kepolisi karena saya sudah eksekusi pohon kelapa sawit untuk lokasi RTH, tantang Tgk Usman Abdullah, SE yang populer dipanggil oleh masyarakat Kota Langsa sebagai Toke Suum.

Berani mereka laporkan saya ke polisi silakan biar polisi tangkap saya, ujar Toke Suum dihadapan sejumlah pejabat PTPN 1 Langsa, Selasa (30/4/2019).

Toke juga memerintahkan sejumlah karyawan PTPN 1 yang berada dilokasi direbahkannya batang sawit agar segera mendatangkan Direksi dan jajarannya ke Lokasi RTH namun hampir tiga jam di tunggu oleh Walikota Langsa Toke Suum pejabat PTPN 1 Langsa juga tidak hadir, yang menurut Toke Suum orang yang disuruh Toke untuk menjemput Direksi yang juga Manager Kebun Baru M Zein tidak kembali ke lokasi RTH yang di tunggu Toke Suum, sehingga Toke Suum bertambah marah besar dihadapan para Kepala Dinas dan security PTPN 1.

Tidak lama kemudian Toke Suum mendekati security yang sudah berbaris rapi di kawasan RTH, lalu Toke tanya sama security, ada direksi kalian dikantor kenapa tidak datang kemari suruh tangkap Toke, kalian centeng-centeng yang kerja jangan ganggu Pemko, ujar Toke kepada security PTPN 1 Langsa.

Toke muncul sedikit emosi karena direksi dan jajarannya tidak mau ketemu dengan dirinya ke lokasi RTH, bukan hanya dilapangan tapi kita undang ke kantor juga pihak Direksi dan jajarannya tidak pernah memenuhi undangan kami, ujar Toke sangat jengkel.

Toke sempat menyebutkan pada saat Wargani dulu mengurus PTPN 1 selalu bisa kita komunikasi dengan baik, dulu H Hasan Basri SH, MH, Humas misalnya gampang kita komunikasi ke PTPN 1, sekarang mereka melihat Pemko Langsa sebelah mata, kita tidak ada untung pun keberadaan PTPN 1 disini, ujar Toke lagi.

Kita akan bebaskan lahan PTPN 1 Langsa sebanyak 100 hektar untuk RTH, RT-RW pengembangan Pemko Langsa.

Sekarang kita bebaskan seperlunya saja kita bebaskan misalnya untuk lapangan Parkir jalan dan keperluan lainnya, untuk kedepan kita akan terus bebaskan lokasi seputaran PTPN 1 untuk kepentingan Pemko Langsa, inikan PTPN 1, BUMN kan negara punya kita bangun juga untuk negara bukan kepentingan Walikota Langsa, semua untuk kepentingan kota Langsa, jelas Toke Suum.

Sebelum kita lakukan eksekusi batang sawit, kita ada tiga kali kita suratin pihak PTPN 1 Langsa tapi tidak ada tanggapan sama sekali kita undang pun mereka tidak pernah mereka mau datang paling yang datang ke Pemko orang-orang yang tidak mengambil keputusan, kan aneh kita undang Direksi untuk kita bahas langkah apa yang harus kita ambil namun tidak ada tanggapan, ujar Toke Suum.

Kita lakukan pembersihan batang sawit ini kita sudah bayar dan uang sudah kita titipkan di pengadilan Negeri Langsa, kita juga sudah dikatakan menang oleh pihak pengadilan dalam gugatan mereka sekarang mereka Banding karena menurut pihak PTPN 1 tidak cocok harga, tapi kalau nanti putusan Banding harus kami bayar lebih mahal juga kami bayar, yang bayar itu yang negara jadi kepentingan juga untuk Negara, kalau dalam sistem ini kami salah sudah rebahkan batang sawit suruh tanggkap saya biar saya masuk penjara, tutup Toke Suum.

Media Raalitas Selasa (30/4/2019) berulang kali menghubungi pihak Direksi PTPN 1 Langsa melalui telpon selular tidak tersambung nomor kontak Ury Mulyari, Humas Dedi Mulyadi juga tidak aktif telponnya. (Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS