40719 KALI DIBACA

PTPN 1 Langsa Tidak Tanggapi Surat Pemko Langsa

PTPN 1 Langsa Tidak Tanggapi Surat Pemko Langsa
Kabag Pemerintahan Pemko Langsa,Khairul Ichsan
example banner

Langsa | Realitas – Pihak Perkebunan kelapa sawit PTPN 1 Langsa hinggga kini belum memberikan tanggapan apapun serta membalas surat yang dilayangkan oleh Pemko Langsa Tertanggal 22 April 2019 dengan nomor surat 590/1045/2019, perihal permohonan lahan untuk perluasan pemukiman Gampong Buket Rata, yang ditandatangani langsung oleh Walikota Langsa Usman Abdullah SE.

Kendatipun demikian, jelas Kabag Pemerintahan Kota Langsa, Khairul Ichsan,kepada wartawan Media Realitas, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (20/5/2019) mengatakan, pihaknya akan tetap menunggu untuk beberapa waktu kedepan.

Mahyuddin Geuchik Buket Rata Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa

 

Dalam persoalan ini, lanjut Kahirul, kita tetap berharap adanya keiklasan hati dari pihak PTPN 1 Langsa untuk segera memproses terhadap pengajuan surat permohonan yang telah kita ajukan tersebut, secepat mungkin.

“Mengingat lahan yang kita ajukan pelepasan HGU-nya itu sebahagian besar untuk kepentingan pribadi para eks karyawan pekerja PTPN 1 Langsa yang keberadaan sudah pensiun, sedangkan selebihnya diperuntukkan untuk pembangunan Gampong Buket Rata, dalam hal ini, kita juga harus memikirkan masa depan bagi perkembangan pembangunan di Gampong tersebut,” timpal Khairul.

Seraya ditambahkannya, dari data yang ada, terlihat kalau lahan HGU milik PTPN 1 Langsa ini akan berakhir pada tahun 2024 mendatang.

Kita berharap dalam proses perpanjangan HGU itu nantinya, pihak PTP N I Langsa mau melakukan pelepasan terhadap lahanya yang ada diwilayah Buket Rata tersebut seluas kurang lebihs 50 Ha.

“Sebagaimana dalam isian surat Geuchik Buket Rata bernomor 41/2013/2019 tanggal 4 Maret 2019, perihal permohonan lahan untuk perluasan pemukiman, yang sangat membutuhkan tanah dalam rangka pembangunan untuk kepentingan masyarakat seperti permukiman, ruang terbuka hijau, fasilitas sosial, fasilitas umum, serta fasilitas lainya,” papar Khairul.

Sementara itu ditempat terpisah, Geuchik Gampong Buket Rata yang di temui wartawan Media Realitas beberapa waktu yang lalu mengaku, pihaknya tidak bisa berbuat banyak mengenai pengembangan pembangunan Gampong Buket Rata, apabila status tanah Gampong Buket Rata masih tercatat sebagai kawasan HGU milik perusahaan PTPN 1 Langsa.

“Terus terang kita ada memiliki dana ADD (Alokasi Dana Desa) seperti Desa-desa yang lain, akan tetapi dana tersebut tidak berani kita pergunakan di karenakan status Desa atau Gampong kita yang keberadaannya masih didalam kawasan HGU PTPN 1 Langsa”,katanya. (Effendi Musa)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS