16019 KALI DIBACA

Polda Gorontalo Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Institusi Polri

Polda Gorontalo Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Institusi Polri
example banner

Gorontalo | Realitas – Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK memimpin Konferensi Pers atas kemenangannya Tim Cyber ​​Polda Gorontalo dalam mendukung salah seorang warga Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo terkait uji ujaran kebencian yang diajukan kepada setiap orang Polri.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Gorontalo mengatakan bahwa Pria yang berinisial IB (24) ini telah mengunggah video kelompok berseragam yang sedang melakukan penganiayaan terhadap setiap warga.

Pada postingan video di akun instagram-nya itu, IB menulis keterangan yang menuju ke ujaran kebencian.

Dari hasil pengakuannya, persetujuan mengakui video yang diposting di media sosial itu berasal dari salah satu kunjungan.

“Video tersebut diposting IB usai sholat Jumat, melalui akun Instagram yang ditambahkan dengan nama akun Isbuge13, dan dalam postingan itu sudah ditambahkan narasi-narasi yang mengarah ke ujaran kebencian, berdasarkan hasil yang disetujui dinyatakan telah memenuhi persyaratan dan statusnya dinaikkan sebagai tersangka dan sudah diamankan di rutan Polda Gorontalo, ”tegas Kabid Humas polda Gorontalo di Mapolda Gorontalo, Selasa (28/05/2019).

Akibat tindakannya, kini tersangka dijerat dengan pasal 45A ayat (20 jo pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan / atau pasal 16 Jo pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 tentang 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan / atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan / atau pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan tuntutan hukum banyak Rp 1 M atau penjara 5 tahun atau denda paling banyak Rp 500 ribu atau denda paling lama 3 tahun penjara. (trb/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS