15419 KALI DIBACA

Jumpa Pers Insiden Pemukulan Terhadap Wartawan Karena Khilaf

Jumpa Pers Insiden Pemukulan Terhadap Wartawan Karena Khilaf
example banner

Kaur Bengkulu | Realitas – Berdasarkan pemberitaan yang beredar oleh sejumlah media terkait insiden penganiayaan terhadap salah satu wartawan online di kabupaten Kaur yang berinisial ATY, Pada hari ini Kamis (16/05/2019) pemda kaur  Mengklarifikasi kepada seluruh awak media sekabupaten Kaur terkait insiden pemukulan terhadap wartawan oleh staf bupati Kau berinisial HD, yang terjadi pada hari selasa 14 mei 2019 Kemaren

Hadir dalam Acara Jumpa Pers tesebut Sekda Kaur H. Nandar Munadi M.si, Sekretaris Diskomimfo Kaur Asman Suhadi, Kepala Kantor Kesbangpol Kaur, dan Kabag Humas Pemd Kaur Edyan Sirajudin S.pd dan seluruh Wartawan baik dari media cetak online, dan elektronik.

Pada kesempatan jumpa pers itu Sekda Kaur mejelaskan bahwa pemicu dari pada insiden pemukulan terhadap wartawan itu adalah miskomunikasi

Pada kesempatan itu juga sekda menjelaskan saudara hendro bukan ajudan bupati,  tapi staf Bupati merangkap sopir jadi dia tidak punya wewenang terhadap pengaturan jadwal pertemuan dengan Bupati jika ingin bertemu Bupati harus melalui humas supaya tidak salah presepsi.

Sekda juga mengatakan bahwa perkara ini sudah melakukan perdamaian, di atas matrai dan ditanda tangani saksi-saksi dan dibantu biaya pengobatan sebesar 5 juta.

Maka sekda sangat menyayangkan peristiwa ini sampai di laporkan ke pihak kepolisian walupun pada prinsipnya adalah hak asasi dia

Pada kesempatan ini melalui sekda bupati Kaur atau pemerintah daerah meminta maaf kepada seluruh awak media yang sudah mencemaskan kita semua ungkap sekda

Sementara itu  kabag humas pemda Kaur ia mengatakan pada kejadian itu ia sedang berada di lokasi kejadian

Dan kabag humas mengatakan kedatangan Aty masalah pribadi bukan propesi sebagai jurnalis karna kenapa kami katakan seperti itu berdasarkan tulisannya ketika mengisi buku tamu yang ada di ruang tunggu buapti Kaur

Kabag menambahkan Memang kalo mendengarkan keterangan HD, pada hari-hari sebelumnya itu saudara Aty pernah mengirim pesan lewat Whatshap (WA) bahwa saudara Aty ingin ketemu bapak bupati tapi di tunggu belum ada jawaban si Aty lantas bilang Ajudan Bupati tidak becus.

Kemudian pada hari Rabu 14 Mei 2019 saudara Aty ingin bertemu menghadap bupati lalu bertemu saudara HD (pelaku)  si HD teringat Pesan WA Aty yang pernah bilang saudara HD tidak becus lalu HD bertanya kenapa kamu bilang saya tidak becus Aty bilang sambil membisikkan ketelinga HD Memang Kamu tidak becus, lalu dengan merasa tersingung HD Melabuhkan tinjunya kepada Aty sehingga mengenai bagian mata Aty sehingga bengkak sebanyak Satu kali bukan dua kali ujar kabag.

Perlu untu diketahui saudara Aty ingin bertemu bupati ingin minta rekomendasi untuk istrinya.

Selanjutnya setelah terjadi peristiwa pemukulan itu.

HD ditanya Bupati kenapa kamu pukuli Aty, HD mengatakan karna saya khilaf , ucapnya. (Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS