60019 KALI DIBACA

BMPK Pertanyakan Biaya Bimtek Kepala Desa Paluta Tahun Anggaran 2019

BMPK Pertanyakan Biaya Bimtek Kepala Desa Paluta Tahun Anggaran 2019
example banner

Padang Lawas Utara | Realitas – Barisan Mahasiswa Pengawal Keadilan (BMPK) mempertanyakan Biaya Bimtek kepala desa kabupaten padang lawas utara yang dilaksanakan di tahun 2019, mereka menilai bimtek yang dilaksanakan tahun 2019 ini merupakan suatu pemborosan uang negara karena setiap kepaladesa diduga di kutip biaya sekitar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah)/ Desa, dimana setiap desa diwakili oleh 5 (lima) orang perangkat desa masing-masing diwajibkan menyetorkan kepada panitia penyelenggara Bimtek sebesar 5.000.000,- (lima juta rupiah)/ per orang.

Munawir ketua BMPK saat memberikan komentar kepada Media Realitas di Dr. Kopi Komplek MMTC Medan, “jika kepala desa dikutip Uang sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah)/ Desa itu uang nya darimana, dan sekiranya uang itu diambil dari dana desa, apakah uang tersebut di anggarkan dalam Anggaran belanja desa?, yang sementara berdasarkan informasi yang kami peroleh dari beberapa peserta Bimtek dimana anggaran untuk penyelenggaraan Bimtek tersebut belum dan tidak ada di anggaran dalam Rencana Anggaran Belanja Desa, bahkan yang lebih mirisnya lagi berdasarakan keterangan dari salah satu kepala dasa yang juga merupakan peserta bimtek yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kepada kami bahwa uang yang disetorkan kepada panitia penyelenggara bimtek itu adalah uang pribadi dari kepala desa dan akan disesuaikan nantinya setelah ada pencairan dana desa masing-masing desa, sehingga jika ini benar maka kami menilai merupakan akal-akalan dan atau cara-cara oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari dana desa dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri, pungkas nya.

Menyikapi hal dimaksud, rekannya juga yang akrap disapa M.Siregar selaku aktivis muda Padang Lawas Utara memberikan komentar terkait dugaan syarat masalah pada Bimtek Kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas Utara yang dilaksanakan di Hotel-hotel mewah Kota Medan baru-baru ini.

Jika dikalikan jumlah desa yang ada di Kabupaten Padang Lawas Utara lebih kurang 386 desa dikalikan Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah)/Desa itu sangat Pantastis jumlah nya.

Kemudian M siregar menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini mereka bersama dengan rekan-rekan aktivis mahasiswa Kabupaten Padang Lawas Utara akan menyampaikan persoalan ini kepada aparat penegak hukum dalam bentuk laporan pengaduan, dan juga kami akan melaksanakan ujuk rasa damai di Polda Sumatera Utara dan juga Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara guna mendesak pihak-pihak berwajib untuk memanggil dan memeriksa seluruh Kepala desa di Kabupaten Padang Lawas Utara, Panitia Penyelenggara, Camat, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Padang Lawas Utara guna agar dimintai keterangannya, dan ini harus dikupas sampai akar-akarnya, Pungkas nya dengan nada tinggi. (M.Yusup SH)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS