15819 KALI DIBACA

Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini 25 Polwan Melakukan Atraksi Lempar Senjata

Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini 25 Polwan Melakukan Atraksi Lempar Senjata

Jakarta | Realitas – Polisi wanita (Polwan) dari Traffic Police Tactical (TPT) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuat warga berdecak kagum sekaligus tegang saat aksi mereka melempar senjata dipertontonkan saat car free day (CFD) di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2019).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2019 lalu.

Atraksi ini dilakukan oleh satu peleton atau 25 polwan yang dipimpin langsung oleh Iptu Subiyarti.

Dalam aksinya, para Kartini Korps Bhayangkara ini menggunakan senapan serbu 1 (SS1) dengan berat 4 kg.

Sejumlah formasi dipamerkan oleh mereka kepada masyarakat yang tengah berkunjung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.

Mereka membentuk formasi X hingga formasi domino.

Di tengah-tengah pertunjukan, Iptu Subiyarti sempat mengejutkan masyarakat ketika melempar senjata ke belakang dengan posisi menghadap ke depan.

Senjata tersebut pun mendarat dengan mulus di tangan Bripda Shifa.

Iptu Subiyarti menjelaskan atraksi tersebut dipersiapkan dalam waktu yang cukup singkat.

Ini mengingat mereka memiliki kesibukan setiap harinya dalam mengatur lalu lintas Ibu Kota.

“Jadi untuk (latihan) mendekati acara dua minggu, tapi pada dasarnya mereka sudah memiliki keterampilan (atraksi),” ujar Iptu Subiyarti kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Lihainya Polwan TPT tersebut tidak lepas dari polesan Ipda Hari Santoso yang kini menjabat Pamin TU Samsat Jakarta Selatan.

Ipda Hari menuturkan atraksi ini menunjukkan kesigapan polwan dalam menjamin keselamatan masyarakat.

Dengan begitu, jika terdapat ancaman saat bertugas, mereka dapat menangani dengan baik.

“Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, dia memiliki kemampuan lain.

Kemampuan menembak, kemampuan bela diri.

Ketika di lapangan ada suatu hal, dia bisa menggunakan kemampuan bela diri dan menggunakan senjata,” pungkas Ipda Hari. (H A Muthallib)

Subscribe

MEDIA REALITAS