31219 KALI DIBACA

Sosialisasi Pembinaan Dana Gampong Di Meunasah Paru Keude Pidie Jaya

Sosialisasi Pembinaan Dana Gampong Di Meunasah Paru Keude Pidie Jaya
example banner

Pidie Jaya | Realitas – Sosialisasi Penyuluhan Pembinaan Kamtibmas masalah dana Gampong dan tepat sasaran dalam penggunaan dana tersebut di Gampong Paru Keude Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (22/02/2019).

Turut Hadir dalam kegiatan sosialisasi dana Gampong diantaranya Camat Bandar baru Drs. Muhammad, Kapolsek Bandar baru Iptu  Sukrizal.SH beserta dua Anggota Polsek Bandar Baru, Keuchik Gampong Paru Keude, Perangkat Desa, Tomas, Toga Gampong dan masyarakat setempat hadir lima puluh orang.

Dalam pertemuan ini, Camat Bandar Baru Drs.Muhammad dengan tokoh dan masyarakat Gampong melalui Wartawan Realitas di Gampong Paru Keude menghimbau kepada Pak Keuchik dan pengelola dana desa agar menggunakan Dana Desa dengan transparan sesuai aturan yang ditentukan, tegasnya.

Lebih jelas, Camat Bandar Baru itu juga menyarankan Tuha Peut ikut mengawasi setiap penggunaan Dana Desa sehingga tidak terjadi penyelewengan, dan apabila terjadi penyelewengan maka Pak Keuchik selaku pengguna anggaran akan berurusan dengan Aparatur Hukum Bapak Berwajib, tegasnya lagi.

Dipenutup acara, mantan Sekcam itu mengharapkan kepada Keuchik dan Aparatur Desa serta seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan dan menjaga ketertiban dalam masyarakat,”tutupnya.

Kapolsek Bandar baru Iptu Sukrizal,SH dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa arahan mengenai Narkoba, Indonesia pada saat ini sudah masuk pada tahap darurat narkoba, khusus untuk Kecamatan Bandar Baru diharapkan kepada seluruh masyarakat agar berperan aktif dalam pemberantasan narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat dengan cara memberikan informasi tentang keberadaan peredaran Narkoba yang ada dilingkungan masyarakat Bandar Baru khususnya Gampong Paru Keude kepada pihak aparat kepolisian.

Kapolsek Bandar Baru yang berpangkat Iptu itu mengarapkan kepada orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi kegiatan anaknya agar tidak terjerumus sebagai pecandu narkoba yang dapat membahayakan orang tua dan orang lain karena sudah rusak sarafnya dan Berdasarkan UU No. 35 Thn 2009, dicantumkan ketentuan Ancaman Pidana minimal selama 4 tahun, maksimal 12 tahun dan seumur hidup bahkan sampai dengan hukuman mati, tegasnya.(Zoni Jamil)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS