18219 KALI DIBACA

Polres Asahan Turunkan 530 Personel Untuk Amankan Pemilu

Polres Asahan Turunkan 530 Personel Untuk Amankan Pemilu
example banner

Asahan | Realitas – Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu mempersiapkan sebanyak 530 personel untuk mengamankan Pemilihan Presiden dan Legislatif pada 17 Apri 2019 mendatang.

Polres Asahan juga melakukan patroli dunia maya untuk antisipasi berita hoax.

Hal itu diungkapkan Faisal saat menjadi narasumber dalam lomba menulis Hari Pers Nasional yang diselenggarakan PWI Asahan di gedung STMIK Royal Kisaran, Rabu (20/2/2019).

Faisal mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan jalannya pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019.

Dijelaskannya, dari 9 Polsek yang ada di 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan, ada tiga katagori Polsek yang sudah diantisipasi rawan kerusuhan.

“Polsek Kota, Polsek Pulo Raja dan Polsek Sei Kepayang, di anggap sangat rawan kerusuhan, sementara Polsek Airbatu, Polsek Simpang Empat dan Polsek Bandar Pulo rawan, sedangkan Polsek Airjoman, Polsek BP Mandoge dan Polsek Prapat Janji status kurang rawan,” katanya.

Demi berjalannya pesta demokrasi Pilpres dan Pileg, pihak kepolisian Polres Asahan sudah melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat untuk menetralisir timbulnya konflik yang mengarah pada pergerakan melawan hukum, seperti memecah belah, hasut-menghasut, menimbulkan fitnah kepada calon lain dan pergerakan anarkis serta berita hoax.

“Sebelumnya kita sudah lakukan pendekatan kepada masyarakat melalui, KPU, Panwas, calon legeslatif, tokoh agama, kelompok organisasi kepemudaan, tokoh adat, agar bersinergi dan bersama-sama mensukseskan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang, agar tidak terjadi konflik perbedaan pilihan nantinya,” jelasnya.

Faisal juga menambahkan, dalam mengawal jalannya Pilpres dan Pileg 2019, Polres Asahan akan menurunkan sebanyak 530 personel untuk mengawal masing-masing TPS.

“Kita berharap dukungan masyarakat Asahan agar jangan mau terprovokasi dalam pesta demokrasi ini, kepada teman-teman jurnalis juga, dengan kegiatan ini dapat memberikan pencerahan melalui tulisannya kepada masyarakat dan bisa menjadi wartawan yang profesional dalam menjalankan tugasnya,” harapnya.

Lomba menulis berita yang dilaksanakan PWI Asahan juga dihadiri Kadis Kominfo Asahan, Ketua Yayasan STMIK Royal Kisaran yang diikuti 34 peserta jurnalis dari berbagai media cetak, media online dan media televisi di Kabupaten Asahan. (trb/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS