27019 KALI DIBACA

Peringati HPSN Tahun 2019: Jadikan Sampah Sebagai Pendapatan Bagi Masyarakat

Peringati HPSN Tahun 2019: Jadikan Sampah Sebagai Pendapatan Bagi Masyarakat
example banner

Kuala Simpang | Realitas – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang, Sayed Mahdi SP. MSi, menyampaikan pesan kepada masyarakat Aceh Taming agar peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Menurut Sayed Mahdi, sampah saat ini bukan hanya sebatas ‘kotoran’ yang dibuang ke TPA, namun sampah saat ini bisa dikelola menjadi bahan komiditi yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Selain itu, kata Sayed Mahdi, sesuai UUD No 8 tahun 2008, dimana TPA bukan sebatas tempat pembuangan akhir, namun TPA adalah tempat proses akhir untuk mengelola sampah menjadi bahan baku berbagai komoditi barang.

Sayed Mahdi juga menjelaskan, bahwa dengan luas bumi saat ini, tidak sanggup untuk menampung sampah, yang setiap tahun mencapai 150.000 ton.

“Jika sampah-sampah tersebut tidak disiasati dengan melakukan pengelolaan, maka bukan tidak mungkin kita akan tidur diantara sampah-sampah,” tegas Sayed Mahdi.

Sayed Mahdi juga mengajak semua pihak harus ambil bagian dalam kepedulian terhadap sampah, mengingat jika sampah tidak dikelola dengan baik, maka akan berdampak buruk terhadap lingkungan dan kehidupan mahkluk hidup di bumi ini.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0117/Atam Letkol Inf Deki Rayusyah Putra S Sos, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memerangi sampah, menurut Dandim memerangi sampah bukan berarti sampah itu dibiarkan begitu saja, tapi bagaimana caranya sampah-sampah ini dapat menjadi pendapatan bagi masyarakat.

Menurut Dandim, peringatan HPSN ini merupakan perintah dari Markas Besar (Mabes) TNI yang bertujuan untuk memerangi sampah yang kian hari kian banyak.

“Dengan kapasitas sampah yang kian hari kian bertambah, maka perlu dibuat sebuah kebijakan untuk pengelolaan sampah,” kata Dandim.

Disamping itu, jika sampah terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin akan berdampak negatif untuk kehidupan dan lingkungan disekitar.

“Tidak kita pungkiri dengan sampah yang kian banyak pastinya DLH Aceh Tamiang akan kewalahan, terlebih info yang saya dengan kondisi truck pengangkut sampah sudah tidak layak,” sebut Dandim.

Untuk itu, Dandim mengajak Plt.Kadis DLH Aceh Tamiang untuk bersama menyusun proposal guna meminta bantuan truck pengangkut sampah ke satker PLP kementrian PU. “Sampah bukan hanya tanggung jawab DLH, namun ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Dandim.(Saiful Alam)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS