64519 KALI DIBACA

Penemuan Mayat Di Hutan Cot Teu Baroh Cot Diduga Minum Racun Tikus

Penemuan Mayat Di Hutan Cot Teu Baroh Cot Diduga Minum Racun Tikus
example banner

Pidie Jaya | Realitas – Sekira Pukul 08. 00 Wib telah terjadi suatu peristiwa penemuan mayat di hutan Cot Teu Gampong Baroh Cot Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya yang di duga korban tersebut bunuh diri dengan menggunakan racun kontak pembasmi tikus (Curater) identitas korban Anwar Bin Abdurahman (50) pekerjaan tani Alamat Gampong Baroh Cot Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya, Kamis (21/02/2019).

Menurut keterangan dari Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar,Sik melalui Kapolsek Bandar Baru Iptu Sukrizal,SH pada Wartawan Media Realitas ditempat kejadian menyebutkan dari hasil Penyelidikan/Eliciting dengan pihak keluarga dan beberapa orang saksi yang terdiri dari keluarga korban Geuchik setempat dan beberapa orang tokoh agama dan tokoh adat bahwa penemuan mayat tersebut diperoleh informasi dari saksi an.

Menurut keterangan Kapolsek Bandar Baru pertama sekali menemukan mayat tersebut adalah saksi pertama M Johan (65) pekerjaan tani Alamat Baroh Cot Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya.

Lanjut Kapolsek yang berpangkat Inspektur Polisi Satu, bahwa Informasi Bahwa korban sudah dua hari meninggalkan rumah dan pada hari ini Kamis (21/02/2019) sekitar pukul 08.00 Wib ditemukan oleh saksi, korban tergeletak di tanah dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan terlihat di area Tkp Korban tertidur di tanah dengan sendal sebagai bantal dan baju korban sebagai alas tidur kemudian di samping terlihat satu buah botol aqua sedang dan sisa makanan roti dan juga ditemukan racun pembasmi tikus (Curater) yang diduga racun tersebut yang dikonsumsi korban, kata Pak Kapolsek.

Menurut keterangan Geucik setempat, dilihat dari riwayat bahwa korban pada tahun 2013 juga pernah mencoba upaya bunuh diri dengan cara menggorok lehernya menggunakan pisau dapur namun kejadian tersebut, korban masih bisa diselamatkan oleh keluarga nya dengan cara evakuasi ke rumah sakit.

Menurut pantauan Wartawan Realitas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bandar Baru oleh Geuchik setempat pada saat korban sudah di evakuasi ke rumah duka sehingga dokumentasi di Tkp tidak diperoleh dengan sempurna oleh pihak kepolisian.

Dan korban menghilang sudah dua hari lamanya dan upaya dilakukan pencarian oleh pihak keluarga namun tidak ditemukan dan mengenai hal itu juga tidak dilaporkan ke pihak Polsek Bandar Baru.

Kemudian Kapolsek Bandar Baru Iptu Sukrizal SH Bersama Wakapolsek dan Kanit Intel sudah wawancara langsung dengan pihak keluarga korban bahwa peristiwa tersebut apakah perlu dilakukan upaya penyelidikan tentang Kematian, namun pihak keluarga tidak memberikan izin untuk melakukan Visum yang nantinya pihak korban ingin jenazah tersebut di semayamkan sesuai dengan hukum islam. (Zoni Jamil)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS