36319 KALI DIBACA

Dua TKP Berbeda, Polisi Bekuk 4 Tersangka Pemakai Sabu Di Abdya

Dua TKP Berbeda, Polisi Bekuk 4 Tersangka Pemakai Sabu Di Abdya
example banner

Blangpidie | Realitas – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengamankan empat tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Tengah, Kecamatan Kuala Batee dan Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya, Kamis (21/2/2019).

Dari tangan keempat tersangka itu, Polisi berhasil mengamankan total keseluruhan sabu seberat 4,69 gram yang terbungkus dalam plastik bening.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono SE didampingi Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar SE, Jumat (22/2/2019) menerangkan, keempat tersangka itu dibekuk Sat Res Narkoba tanpa melakukan perlawanan.

Awalnya, Tim Opsnal Reserse Narkoba berhasil meringkus tiga tersangka masing-masing berinisial Zu (20), WK (20) dan Kh (31).

Ketiganya merupakan warga Desa Drien Beurumbang, Kecamatan Kuala Batee.

Mereka tertangkap nyabu di sebuah rumah kawasan Desa Tengah, Kecamatan Kuala Batee pada Kamis (21/2/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

“Dari tangan ketiganya, kita berhasil mengamankan 1,36 gram sabu yang terbungkus dalam plastik bening termasuk satu buah bong, kaca pirex dan tiga unit hanphone,” sebut Haryono dalam Press Release di Aula Mapolres setempat.

Selang beberapa jam berikutnya, lanjut Haryono, Tim Opsnal Satres Narkoba kembali menggelandang Ka alias MM (30) juga warga Desa Drien Beurumbang, Kecamatan Kuala Batee di Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kamis (21/2/2019) sekira pukul 05.00 WIB.

Ka ditangkap setelah melakukan pengembangan lebih lanjut dari penangkapan tersangka awal.

“Dari tangan Ka, kita berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 3,33 gram, berserta satu buah bong, timbangan digital dan hanphone milik tersangka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, keempat tersangka itu harus bermalam di tahanan Mapolres Abdya guna menjalani proses pemeriksaan untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Atas perbuatan melawan hukum itu, keempat tersangka di jerat dengan pasal 112 ayat (1) sub pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kemudian juga didenda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.10 miliar. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS