54619 KALI DIBACA

Polres Jakarta Selatan Berhasil Menangkap Dua Pemuda Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Berhasil Menangkap Dua Pemuda Terkait Kasus Narkoba
example banner

Jakarta | Realitas – Satuan Narkoba Mapolres Jakarta Selatan menangkap dua pemuda berinisial RN dan DM terkait kasus narkoba. 

Mereka diketahui membuat narkoba jenis baru berbentuk kue bernama ‘Cookies’.

“Hasil tangkapan 12 Desember 2018 sekitar dini hari pukul 01.00 WIB, Satresnarkoba mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada perdagangan kue bahan pangan yang diedarkan oleh dua orang pemuda,” ucap Kasat Narkoba Kompol Vivick Tjangkung kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2018).

Vivick mengatakan kemudian RN dan DM, yang merupakan mahasiswa, tertangkap di rumah kos di daerah Kebayoran Lama beserta barang bukti berupa narkoba Cookies dan tembakau. 

Dia menjelaskan narkoba Cookies ini buatan tersangka dari bahan yang sederhana dan proses yang mudah.

“Gunakan bahan dasar tepung biasa, cairan alkohol 70%, dan yang mengejutkan, bahan kimia bernama NM yang dibeli online dari China,” ucap Vivick.

“Pembuatannya simpel, seperti kue biasa, dicampur dengan insting sendiri, dijadikan adonan, dicetak dengan alat penggiling adonan. 

Setelah digiling, kemudian dicetak dengan pencetak kue,” tuturnya.

Dalam sekali pembuatan, Vivick mengatakan kedua tersangka bisa menghasilkan 1.000 keping kue narkoba yang kemudian dibagi rata untuk dijual di universitas tempat pelaku berkuliah di Jakarta Selatan. 

Satu bungkus kue, menurut Vivick, dijual seharga Rp 100 ribu.

“Pengakuannya diproduksi 1.000 keping, kemudian dibagi 2 dengan rekannya, jadi sudah ada 500 keping beredar di kalangan siswa, ongkos produksi Rp 2 juta, keuntungan Rp 12 juta,” tutur Vivick.

Kemudian Vivick juga menerangkan efek setelah mengonsumsi narkoba jenis kue ini. 

Menurutnya, satu kali gigitan kecil kue ini bisa mengakibatkan halusinasi selama 1 jam.

“Satu kali gigitan kecil ini efeknya sudah tinggi, bisa 1 jam efek fly dan pusing. 

Satu kue ini bisa dihabiskan dengan 15 sampai 10 kali gigitan,” ujar Vivick.

Atas perbuatannya, kedua pelaku pembuat narkoba jenis kue ini akan dijerat UU Pangan Nomor 18 Tahun 2016 Pasal 140, dengan ancaman 2 tahun penjara dan denda Rp 4 miliar. 

Vivick mengakui narkoba jenis ini tidak masuk kategori UU Narkoba.

“Hasil lab negatif memang negatif masuk UU Narkoba, permenkes ini negatif, tapi ini bisa kita masukkan ke UU Pangan,” sebut Vivick. (dc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS