86319 KALI DIBACA

Kejaksaan Bireuen Tahan Seorang Ibu Dan Tiga Bayi Berusia 3 Bulan

Kejaksaan Bireuen Tahan Seorang Ibu Dan Tiga Bayi Berusia 3 Bulan
example banner

Bireuen | Realitas – Setelah sekian lama ditahan pihak kepolisian, Ibu tiga bayi kembar itu kini harus mendekam di jeruji besi akibat kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh ibu yang baru 5 hari melahirkan itu.

Seperti pengakuan ibu tiga anak yang sekarang sedang dalam tahanan Rutan Cabang Bireuen, bersama 3 Bayi yang tidak berdosa itu Maqfirah binti Zakirsyah (27) mengaku Saya dijemput polisi saat usia bayi ini baru berusia lima hari.

Sebelumnya saya ditempatkan di sel tahanan Polres Bireuen,” ungkap Maqfirah kepada awak media saat di temui beberapa waktu yang lalu, mengaku sudah 23 hari berada di Rutan.

Menurutnya karena ketiga buah hatinya itu harus mendapat ASI maka terpaksa ikut masuk penjara.

Dia mengaku pasrah menghadapi cobaan ini, serta berserah diri kepada yang maha kuasa.

Supaya dapat memberinya kekuatan melewati beban karena perkara hukum yang kini dijalani.

Kasat Reskrim Polres Bireuen iptu eko rendi Oktama SH melalui pesan singkat yang mengatakan Kasus penipuan CPNS yang dilakukan oleh tsk Maqhfirah dilaporkan oleh seseorang korban penipuan di Mapolres Bireuen dan setelah melalui proses penyelidikan telah terpenuhi unsur materiil dan formil yang dilakukan TSK tersebut.

Berkas-berkas dalam proses penyidikan sudah dinyatakan P.21 oleh Kejaksaan Negeri Bireuen.

Beberapa waktu lalu melalui pesan Whatsapp, dan dilakukan penyerahan tsk bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bireuen.

Sehingga dilakukan penahanan terhadap TSK tersebut.

Namun dirinya melanjutkan penahanan tersebut bukan dilakukan kepada tiga bayi kembar itu.

Tapi penahanan dilakukan kepada tsk karena hasil gelar perkara di tingkat penyelidikan sama jaksa saat ini juga menganggap perlu melakukan penahanan bukan untuk 3 bayi tersebut itu.

Ketika bayi itu tidak ada bersangkutan dalam perkara penipuan tersebut dan hak-hak tersangka saat penyidikan, kita berikan baik hak untuk beribadah maupun salah satunya untuk menyusui kata Kasat Res Polres Bireuen. (M.Reza/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS