43419 KALI DIBACA

Polsek Beji Amankan Wanita Mencuri Tas Milik Mahasiswi UI Saat Shalat

Polsek Beji Amankan Wanita Mencuri Tas Milik Mahasiswi UI Saat Shalat
example banner

Depok | Realitas – Seorang janda kembang ditangkap karena diduga mencuri tas milik mahasiswi di dalam mushala Fisip Universitas Indonesia (UI) Kota Depok, Jawa Barat Kamis (25/10/2018) sore.

Tersangka mengaku mencuri alasan untuk membayar tunggakan kontrakan rumah belum dibayar.

Mila,37, hanya bisa nangis tersedu-sedu saat digelandang anggota Reskrim Polsek Beji dibawah pimpinan PLH Kanit Reskrim Iptu Heri Ebek.

Disita tas jinjing milik Andani (20), mahasiswi Fakultas Fisip UI.

Peristiwa tersebut diketahui setelah ada saksi melihat korban menenteng tas milik korban yang ketika itu sedang salat.

Mila buru-buru keluar dan kabur menggunakan motor Honda Beat.

Menurut Kapolsek Beji Kompol Yenny Angreni Sihombing setelah menerima laporan dari korban pihaknya langsung melakukan olah TKP dan dalam waktu dari 1×24 jam pelaku ditangkap.

“Pelaku kita amankan di rumah kontrakannya daerah Rawa Indah, Pancoran Mas.

Petugas mengamankan tas milik korban berisi HP Apple 8+, dompet dua, dan dokumen kuliah sama identitas masih untuh ,”ujar Kompol Yenny Angreni Sihombing.

Kompol Yenny mengungkapkan modus pelaku saat korban salat pelaku langsung mengambil tas yang diletakkan di dekatnya.

“Pelaku berhasil kita tangkap setelah ada saksi yang mengetahui gerak gerik pelaku yang mencurigakan dan difoto.

Hasil foto itu sama anggota Reskrim Polsek Beji dikembangkan dan menangkap pelaku tanpa perlawanan,”tambah Kompol Yenny.

Atas perbuatan pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan diancam hukuman lima tahun.

“Pengakuan pelaku baru sekali mencuri. Dan HP yang sudah dijual korban seharga Rp. 500 ribu itu berhasil kita cegah.

Rencana uang tersebut untuk membayar uang kontrakan,”tutup Kompol Yenny.

Pengakuan Mila, setelah ditinggal meninggal sang suami empat bulan lalu karena sakit paru-paru, tanpa dikaruniai anak pelaku tetap tinggal sendiri di rumah kontrakan dengan membayar uang sewa perbulan Rp. 1 juta.

“Setelah ditinggal meninggal suami, saya hidup sendiri.

Meski keluarga besar tidak mau menyulitkan keluarga,”ucapnya.

Wanita berparas cantik dengan rambu hitam panjang ini menambahkan alasan mencuri lantaran terbelit kebutuhan hidup.

Setelah tidak bekerja menjadi sales tempat makan tidak ada masukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya sangat menyesal atas apa yang telah saya perbuat yaitu mencuri. Spontan saja karena saat selesai salat di musolah langsung melihat ada kesempatan korban sedang sholat tas diambil,”ungkapnya. ( H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS