107019 KALI DIBACA

Polisi Bekuk Pemilik 14 Paket Sabu Di Blangpidie

Polisi Bekuk Pemilik 14 Paket Sabu Di Blangpidie
example banner

Blangpidie | Realitas – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menggelandang pemilik 14 paket sabu seberat 4,37 di sebuah rumah dalam kawasan Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya, Senin (8/10/2018) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar SE, Senin (8/10/2018) membenarkan penangkapan tersebut. Dengan gerak cepat Tim Opsnal Satres Narkoba berhasil meringkus dua laki-laki yang memiliki 14 paket sabu di Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie.

Masing-masing berinisial DP (31) pekerjaan swasta, warga Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie.

DP merupakan pemilik sabu, sedangkan terduga lainnya yang merupakan rekan DP berinisial Sf (36) warga Desa Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya sebagai kurir.

“Setelah mendapat informasi akurat dari sumber terpercaya, kami lansung bergerak kelokasi atas izin dari pimpinan,” ungkap Mahdian.

Dari tangan tersangka, lanjut Mahdian, ditemukan 14 paket sabu siap edar yang dibungkus menggunakan plastik bening.

Pada saat petugas menemukan lokasi kejadian, tersangka mencoba menghilangkan barang bukti (BB).

Namun polisi berhasil memperhatikan gerak gerik tersangka saat akan melenyapkan BB sabu tersebut.

“Tersangka tidak bisa mengelak dari pantauan kita.

Begitu menemukan BB, pengedar dan kurir sabu itu lansung di borgor oleh tim Opsnal Res Narkoba,” jelasnya.

Sebelumnya, tambah Mahdian, DP memang sudah masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO).

Beberapa kali polisi melakukan pemantauan, tidak ditemukan keberadaaanya.

“Kita memancing tersangka agar keluar dari sarangnya.

Saat waktu itu sudah tepat, kita lansung membekuk tersangka disebuah rumah kawasan Desa Keude Siblah, Blangpdie,” tambahnya.

Untuk saat ini, kedua tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Abdya.

“Kita sudah mengamankan tersangka dan barang bukti sabu milik keduanya.

Setelah berkas perkaranya lengkap, baru akan kita limpahkan ke Kejaksaan untuk proses persidangan,” ujar Mahdian.

Lebih lanjut, Mahdian menambahkan, Untuk kejahatan narkotika itu, tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 ayat 1 (satu) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman kurungan 4-20 tahun ditambah denda maksimal Rp.10 miliar.

“Khusu kasus narkoba, kita tidak main-main.

Siapapun dia, akan kita ringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” demikian tandasnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS