35619 KALI DIBACA

PKS Desak Pemerintah Tetapkan Gempa Palu Jadi Bencana Nasional

PKS Desak Pemerintah Tetapkan Gempa Palu Jadi Bencana Nasional
example banner

Jakarta | Realitas – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mendesak pemerintah menetapkan status atas gempa-tsunami di Sulawesi Tengah sebagai bencana nasional.

Alasannya, korban meninggal sudah lebih dari 600 orang.

“Saya setuju dan mengusulkan perlu Sulteng jadi bencana nasional. Karena yang meninggal lebih dari 600 orang,” kata Jazuli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Dengan ditetapkannya bencana di Palu sebagai bencana nasional, Jazuli berharap kondisi pasca-bencana di Sulawesi Tengah dapat segera teratasi.

Selain itu, agar bantuan internasional juga berdatangan untuk membantu mengatasi bencana.

“Kalau kita nggak mampu kenapa harus malu? Kita juga biasa membantu kok negara lain kena musibah yang nggak mampu.

Ini kan konsekuensi berhubungan dan bekerja sama dengan negara-negara di dunia ini.

Kalau kita lihat saudara kita di tempat negara lain kena bencana, kita kan kirim bencana juga kenapa harus malu gitu.

Masa sih nyawa orang diikut oleh perasaan malu, nyawa orang lebih berharga.

Wong kita minjem duit negara aja nggak malu,” tutur Jazuli.

Jazuli mengaku heran atas sikap pemerintah yang enggan menetapkan status bencana nasional.

Padahal lebih dari 600 orang menjadi korban atas gempa dan tsunami di Palu.

Jazuli pun kembali menyinggung penanganan bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dia mengkritik pemerintah yang enggan menetapkan bencana alam di Lombok sebagai bencana nasional.

“Kalau saya sejak Lombok itu mestinya diumumkan jadi bencana nasional. Apalagi yang meninggal itu udah di atas 600 kan.

Lombok itu baru cuma 400 nggak nyampe 500.

Tapi itu pun macam keberatan diatasi sendiri pun tidak bisa, menjadi bencana nasional pun tak mau hanya gara-gara mempertimbangkan wisata,” bebernya.

“Sekarang nggak jadi bencana nasional pun orang dunia juga udah tahu di situ ada bencana.

Bahkan kalau lambat tanganinya orang malah lebih trauma datang ke Lombok atau ke tempat-tempat wisata Indonesia kalau cara menanganinya lambat,” pungkas Jazuli.

Pemerintah sendiri hingga saat ini belum menetapkan bencana alam di Sulteng sebagai bencana nasional.

Kendati demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuka pintu untuk bantuan internasional guna mengatasi situasi pasca-bencana. (dc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS