81019 KALI DIBACA

Miliki Ganja Dan Sabu, Seorang Petani Di Abdya Tertangkap

Miliki Ganja Dan Sabu, Seorang Petani Di Abdya Tertangkap
example banner

Blangpidie | Realitas – Seorang petani berinisial Id (32) warga Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Abdya lantaran kedapatan memiliki ganja kering siap edar seberat 91,28 gram dan 4 paket sabu seberat 0,37 gram di sebuah rumah kawasan Desa Lhok Gayo, Kecamatan Babahrot, pada Minggu (14/10/2018) malam sekira pukul 19.00 WIB, kemarin.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Narkoba, Ipda Mahdian Siregar SE, Senin (15/10/2018) membenarkan telah mengamankan seorang pria dengan inisial Id yang berprofesi sebagai petani.

Dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti 4 Paket sabu seberat 0,37 gram yang dibungkus dalam plastik bening ditambah 7 bungkus ganja yang dibalut dengan kertas koran seberat 91.28 gram

Mahdian menjelaskan, berdasarkan informasi, di Desa Lhok Gayo, Kecamatan Babahrot sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.

Berbekal dari informasi itu, Tim Opsnal Sat Res Narkoba lansung bergerak ke lokasi penemuan barang haram tersebut.

Begitu tiba di TKP, personel Res Narkoba menemukan lokasi tempat persembunyian tersangka yang sudah terbiasa mengedar ganja dilokasi tersebut.

“Kita lansung bekuk tersangka di sebuah rumah dalam kawasan Desa Lhok Gayo, Babahrot,” ungkap Mahdian.

Saat melakukan penggeledahan, lanjut Mahdian, polisi menemukan satu paket sabu yang tersembunyi didalam mulut tersangka.

Dengan temuan itu, penggeledahanpun berlanjut ke salah satu kamar dirumah tersebut.

Dari dalam kamar, pihaknya berhasil menemukan tiga paket sabu lainnya beserta tujuh bungkus ganja kering siap edar.

“Tersangka tidak bisa mengelak dan melawan saat polisi melakukan penggeledahan.

Dengan barang bukti yang ada, kita menduga tersangka merupakan pemilik sekaligus pengedar,” terangnya.

Untuk pengembangan lebih lanjut, tersangka masih mendekam di tahanan Mapolres Abdya.

Selanjutnya, tersangka akan dimintai keterangan untuk meningkatan ke tahap penyidikan.

“Kita akan cari tau dari mana sumber sabu dan ganja itu berasal, agar matarantai peredaran narkoba bisa dibasmi,” ujarnya.

Atas kejahatan melawan hukum itu, tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman kurungan 4-20 tahun ditambah denda maksimal Rp.10 miliar. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS