75519 KALI DIBACA

Lama Terbengkalai, DPRK Minta Gedung Kesenian Manggeng Direnovasi

Lama Terbengkalai, DPRK Minta Gedung Kesenian Manggeng Direnovasi
example banner

Blangpidie | Realitas – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) meminta Pemerintah Kabupaten setempat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya untuk merenovasi dan mengfungsikan kembali Gedung Kesenian Manggeng yang terletak bersebelahan dengan Lapangan Bola Kaki, Desa Seunulop, Kecamatan Manggeng, Abdya.

Pernyataan itu disampaikan pihak dewan dalam isi Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRK Abdya pada Rapat Paripurna Penutupan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBK Abdya tahun 2019 di Aula Gedung DPRK setempat, Jumat (26/10/2018) kemarin.

Julinardi dari Fraksi Abdya Bermartabat mengutarakan, bahwa selama ini gedung kesenian di Manggeng itu telah lama terbengkalai dan tidak terpakai.

Sehingga bangunannya sudah banyak yang rusak dan tidak layak untuk ditempati, termasuk kaca jendela juga sudah banyak yang pecah.

Untuk itu, Julinardi selaku Sekretaris Fraksi Abdya Bermartabat meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya mengfungsikan kembali dan menganggarkan untuk perbaikan gedung tersebut dalam tahun 2019 hingga seterusnya.

Dimana, gedung yang dibangun pada tahun 2007 itu telah melahirkan banyak karya sini dari Abdya.

Salah satunya merupakan lokasi lahirnya kesenian Rapai Geleng yang sudab tersohor hingga ke Spanyol dan Amarika Serikat.

“Kami dari Fraksi Abdya Bermartabat meminta Disdikbud memperhatikan persoalan itu.

Agar gedung yang sudah lama dibangun melalui Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) itu bisa difungsikan kembali untuk kegiatan kesenian di Abdya pada masa yang akan datang,” ucapnya dalam rapat tersebut.

Disamping itu, Julinardi juga membacakan pendapat lainnya yang ditujukan kepada Disdikbud Abdya terkait masalah mutu guru dan siswa.

Kedepan, Disdikbud jangan terlalu banyak membuang anggaran untuk pembangunan fisik saja, tapi lebih kepada sektor pemberdayaan terhadap siswa dan guru.

Harapannya agar pendidikan di Abdya semakin maju dan berkembang lebih baik demi terciptanya lapangan kerja yang memadai.

Sementara itu, Asmadi warga Desa Seunulop yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu (27/10/2018) membenarkan bahwa gedung Seni Budaya itu telah lama terbengkalai dan tidak terpakai.

Dulu, katanya, gedung itu pernah digunakan untuk latihan senam para ibu-ibu.

Tapi selang beberapa tahun berikutnya tidak berfungsi lagi, bahkan bangunan juga banyak yang telah rusak.

Menurut informasi yang didengar pihaknya, dahulunya ada dana pemeliharaan untuk bangunan itu, tapi sekarang tidak ada lagi.

Karena kondisinya sudah sangat lesu dan kumuh, sehingga gedung itu tertinggal layaknya bangunan tua.

Beberapa tahun kebelakang, lanjut Asmadi, gedung kesenian kebanggaan warga Manggeng itu pernah berfungsi untuk acara kabupaten bahkan acara Kecamatan.

Tapi nuansa seperti itu telah hilang seiring terbengkalainya bangunan tersebut.

“Kami berharap, bangunan itu kembali berfungsi agar menjadi tempat berkumpulnya wadah karya seni dan budaya di Abdya.

Apalagi lokasi bangunan memang tempat lahirnya seniman yang sudah mendunia seperti Rapai Geleng,” demikian tandasnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS