100619 KALI DIBACA

Jadi Kernet, Ilyas Tewas Terhimpit Mesin Potong Padi Di Abdya

Jadi Kernet, Ilyas Tewas Terhimpit Mesin Potong Padi Di Abdya
Foto: ist Kapolsek Babahrot, Iptu Rizal Firmansyah saat meninjau lokasi jatuhnya combine harvester yang memakan korban jiwa di Desa Alue Peunawa, Babahrot, Selasa (23/10/2018).
example banner

Blangpidie | Realitas – Ilyas (50) warga desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tewas akibat terhimpit mesin pemotong padi (Combine Harvester) di areal persawahan Dusun Alue Lhok, Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Abdya, Selasa (23/10/2018) pagi sekitar pukul 9.30 wib.

Bersama rekannya Hasbullah (25) juga warga Desa Geulanggang Gajah merupakan kernet pada mesin pemanen kombinasi yang dibawa oleh Adi (26) sebagai operator.

Mereka betiga sedang memanen padi milik Sunardi yang jaraknya lebih kurang 500 meter dari jalan raya.

Ketika sedang melaju mundur, tiba-tiba Combine Harvester yang dibawa Adi terperosok ke jurang pinggir sungai sedalam lima meter.

Kondisi itu membuat Ilyas kehilangan nyawa karena terhimpit beban berat badan combine yang mencapai ratusan kilogram.

“Menurut cerita yang kami dapat, Adi ingin memotong padi yang tepatnya dipojok petak sawah. Karena kesulitan, lalu Adi memundurkan laju combine.

Tanpa disadari combine jatuh kedalam jurang sungai hingga terbalik dan menghimpit badan Ilyas yang ketika itu sedang menahan gabah hasil penen dari mesin tersebut,” kata Bahagia, Kepala Desa Alue Peunawa saat menjawab konfirmasi wartawan via phonsel.

Saat ini, jenazah Ilyas sudah dibawa pulang kerumah duka.

Sementara Bolah (panggilan akrab Hasbullah) yang ikut terjatuh bersama combine tersebut, masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya karena mengalami patah tangan sebelah kanan dan luka disekujur tubuhnya.

“Bolah masih dirumah sakit, sementara Adi yang diketahui merupakan sepupu dari Ilyas dan Bolah dalam kondisi baik-baik saja.

Bahkan saat ini dirinya tengah berada di rumah duka,” ungkap Bahagia.

Saat ini, lanjut Bahagia, combine yang terporosok kedalam jurang masih menunggu alat berat untuk dilakukan proses evakuasi.

“Saat mendapatkan informasi combine jatuh ke sungai, kami bersama warga lansung berbondong-bondong kelokasi kejadian untuk memberikan pertolongan,” ujarnya menceritakan kembali peristiwa naas itu.

Menurut Bahagia, combine yang disopiri Adi, tidak bisa dikendali saat melaju mundur hingga terperosok kedalam jurang sungai.

“Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Maka dari itu, kita mengingatkan untuk setiap pengendara combine agar berhati-hati ketika bekerja,” demikian singkatnya.

Sementara itu, Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kapolsek Babahrot, Iptu Rizal Firmansyah kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait insiden yang memakan korban tersebut.

“Nanti kita akan meminta keterangan lebih lanjut dari operator termasuk saksi-saksi lainnya,” pungkasnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS