22619 KALI DIBACA

Eni Saragih Kembalikan Rp 500 Juta Ke KPK Terkait Suap PLTU Riau-1

Eni Saragih Kembalikan Rp 500 Juta Ke KPK Terkait Suap PLTU Riau-1
example banner

Jakarta | Realitas – Tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih kembali mengembalikan uang kepada KPK.

Kali ini, Eni kembali menyerahkan uang Rp 500 juta.

“Pengembalian kedua nilainya Rp 500 juta.

Saya kira ini tentu akan kami pertimbangkan sebagai salah satu faktor dalam penanganan perkara ini.

Jika tersangka atau saksi bersikap koperatif hal itu dihargai secara hukum juga,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Febri mengimbau pihak-pihak yang menerima uang terkait kasus ini mengembalikan uang kepada KPK.

Dia mengatakan KPK terus mendalami peran Eni dalam kasus ini.

“Terkait dengan pengembalian yang lain jika dikembalikan akan lebih bagus.

KPK terus mendalami peran dari yang bersangkutan dan pihak-pihak lain termasuk pertemuan-pertemuan untuk membahas PLTU Riau-1.

Karena diduga ada sejumlah pihak yang ikut bertemu berulang kali membahas PLTU Riau-1.

Temasuk pembicaraan fee di pertemuan-pertemuan tersebut,” ujarnya.

Eni sebelumnya telah mengembalikan duit Rp 500 juta ke KPK. Total pengembalian Eni Rp 1 miliar.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni diduga menerima duit suap Rp 4,8 miliar dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu bagian dari konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Saat melakukan pengembangan penyidikan, KPK menetapkan Idrus sebagai tersangka.

Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yaitu senilai USD 1,5 juta dari Kotjo, jika perusahaannya berhasil memenangi proyek PLTU Riau-1. (dc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS