70219 KALI DIBACA

Dr Adi Kembali Jabat Direktur RSUTP Abdya

Dr Adi Kembali Jabat Direktur RSUTP Abdya
Foto: Realitas/Syahrizal Bupati Abdya, Akmal Ibrahim melantik dr Adi Arulan Munda menjadi Direktur RSUTP Abdya di Aula dr Syaminan rumah sakit setempat, Rabu (3/10/2018).
example banner

Blangpidie | Realitas – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim resmi melantik Dr Adi Arulan Munda sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya, menggantikan Dr Suherdy SpPD yang akan melanjutkan pendidikan S-3 ke luar daerah.

Prosesi pelantikan berlansung di Aula dr Syaminan, RSUTP setempat, Rabu (3/10/2018) pagi sekira pukul 10.30 WIB.

Dr Adi Arulan Munda dilantik oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, turut disaksikan Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Sekda Abdya, Drs Thamren, Anggota DPRK Abdya Julinardi, Kepala BKPSDM, drh Cut Hasnah Nur, mantan Direktur RSUTP, dr Suherdy SpPD, juga turut hadir para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK dan tamu undangan lainnya serta para pejabat administrator RSUTP setempat.

Sebelum dr Suherdy menjabat sebagai direktur, dr Adi juga pernah menjabat sebagai Direktur RSUTP Abdya dari tahun 2016 sampai 2018.

“Dengan kembali menjabat sebagai direktur, kami berharap dapat membawa perubahan dan perbaikan yang lebih maksimal lagi untuk rumah sakit ini,” kata Bupati Akmal usai melantik Dr Adi sebagai direktur.

Untuk melantik direktur baru, Bupati Akmal terpaksa mengabaikan agenda lainnya. Menurutnya, acara pelantikan ini penting untuk dihadiri, apalagi banyak hal yang harus disampaikan untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja di rumah sakit kebanggaan masyarakat Abdya tersebut.

“Kami berharap dr Adi mampu menciptakan sistem yang terstruktur dalam menjalankan roda pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Apalagi, dr Adi bukan orang baru lagi dirumah sakit ini. Tentuntunya sudah sangat paham dengan kondisi dan situasinya,” tutur Akmal.

Kepada direktur baru, Bupati Akmal kembali mengingatkan agar jangan terbuai dengan kekuasaan yang telah diemban. Sebab jabatan itu hanyalah bersifat sementara, kapan waktunya tiba juga akan berakhir masanya.

Bupati Akmal mengkiaskan rumah sakit itu, ibarat sebuah perusahaan yang menjual prodaknya agar laku terjual dipasaran serta mendapat pelanggan yang banyak.

“Agar prodak yang kita jual bisa laku, maka pelanggan harus dilayani dengan baik serta murah senyum,” ungkapnya.

Begitu juga dengan rumah sakit, prodak utama yang harus laku terjual adalah pelayanan dan senyuman.

Pasalnya, pelayanan itu mahal dan dibeli oleh pelanggan.

“Jadi, berikanlah pelayanan yang terbaik.

Karena sistem dalam rumah sakit hampir sama dengan sebuah perusahaan.

Apalagi, bisnis di rumah sakit cukup enak, karena pelanggannya datang sendiri tanpa harus dicari,” ujar Akmal.

Terakhir, Bupati Akmal mengucapkan terimakasih kepada dr Suherdy dalam enam bulan telah melakukan perubahan terhadap RSUTP Abdya.

“Terima kasih atas apa yang sudah dilakukan untuk rumah sakit ini.

Meski sudah tidak menjadi direktur, kami masih meminta dr Suherdy tetap menyumbangkan ide-idenya untuk perubahan rumah sakit yang lebih baik kedepannya,” demikian paparnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS