93219 KALI DIBACA

Dinas Perhubungan Aceh Timur : Dalam waktu Dekat Tim Akan segera Turun Kelapangan

Dinas Perhubungan Aceh Timur : Dalam waktu Dekat Tim Akan segera Turun Kelapangan
example banner

Aceh Timur I Realitas – Dinas Perhubungan Aceh Timur : Dalam waktu Dekat Tim Akan segera Turun Kelapangan

“Akansegera turun kelapangan dalam waktu dekat ini Dinas perhubungan,”demikian disampaikan Kadis Drs. Mohd. Mukhtar, MAP melalui Kabid Transportasi dan lalu lintas.

“Setelah Tim terbentuk baru kita melakukan penilaian terhadap dampak Amdal Lalin Selasa (16 /10/2019),”ujar Zulkifli.ST.

“Perusahaan sebesar itu selama ini kami tidak begitu ketahui tahu setelah adanya pemberitaan dari media beberapa waktu lalu yang bahwa adanya perusahaan yang Produksi Ready Mix Batching plent milik perusahaan PT.Nahkla Sampurna,KSO dan PT.Selaras Mandiri Sejahtera yang sudah Produksi, kita hanya menjalankan Aturan jelasnya, sesuai dengan UUD nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 23 Tentang preservasi jalan = ganti rugi akibat kerusakan jalan, dan Peraturan Gubernur Nomor 19 tahun 2018, disinggung mengenai kedua perusahaan tersebut Apakah saat ini sudah mendaftar Didinas perhubungan Aceh Timur? Zulkifli.ST menjawab, baru semalam mereka daftar perusahaannya ditempat kita Ujar zulkifli, dan berikutnya Tim akan terdiri dari Dinas PU,Lantas,serta KP2T untuk meninjau kelapangan dalam waktu dekat ini demikian ungkapnya,”lanjut Zulkifli.

“Sebelumnya juga sudah menayangkan bahwa Pembangunan D.I. Irigasi Jalur dua Sayap Kanan berdampak negatif terhadap pembangunan lainnya hal ini disebabkan karena pengangkutan material yang menggunakan mobil Dam Interkuler yang setiap hari melintasi jalan Induk Utama Kecamtan Pante Bidari Kemukiman Blang Seunong Kabupaten Aceh Timur Milik kedua Perusahaan yang mengerjakan mega Proyek Nasional PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sampurna,KSO dan melanggar sejumlah Aturan,”jelas Ketua Perwakilan YARA Aceh Timur Tgk Indra Kusmeran,SH kepada media ini Rabu (10/10/2018) .

“Setidaknya mereka harus mengantongi izin resmi Pemerintah dimana setiap Perusahaan yang mengerjakan Proyek Nasional yang beroperasi diwilayah Aceh Timur setidaknya memiliki Amdal Lalu lintas (Amdal Lalin) sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhuhungan (Permenhub) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Penyelengaraan Analisa Dampak Lalin sebagai turunan dari Undang-undang (UU) 22 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 tahun 2011 tentang Amdal Lalin, dan juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup,”lanjutnya.

“Mereka juga tidak memiliki izin galian C berdasarkan keterangan kepala dinas Perizinan melalui Sektarisnya M.Paisal beberapa hari yang lalu, dan ini sangat ironis ungkapnya, dimana Perusahaan yang mengerjakan Mega Proyek Nasional tidak memiliki izin resmi yang selama ini beroperasi tidak tersentuh Hukum dan ini sangat aneh,”tambah Tgk Indra.

“Masyarakat sangat kecewa dimana menurut keterangannya bahwa setiap hari Mobil Angkutan milik PT.Selaras Mandiri Sejahtera dan PT.Nahkla Sempurna,KSO melewati jalan warga masyarakat yang mengangkut material berupa batu, sementara Pasir yang mereka gunakan diambil diambil ditempat kita, namun untuk lebih jelasnya saya tidak tahu dimana lokasi tempat pengambilan pasir galian C tersebut, terkait dengan Izin pengambilan galian C tersebut Resmi atau tidak saya tidak tahu,ujar Muzakir warga masyarakat Gampong Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, Muzakir kepada media ini.

“Sangat disayangkan bahwa jalan Kita rusak parah karena mobil milik kedua perusahaan tersebut terus melewati jalan ini sehingga berdampak pada pembangunan jalan yang baru dibangun di Gampong Seunebok Saboh Hancur padahal pembangunan jalan Aspal tersebut pada tahun 2017 yang lalu, ini juga sangat disayangkan demikian,”ujar Zulfikar.

“Keberadaan Perusahaan tersebut selama ini kami tidak ketahui katanya, baru kemarin kami tahu setelah adanya pemberitaan dari media yang bahwa adanya perusahaan yang Produksi Ready Mix Batching plent ada didaerah tersebut, saat singgung apakah mereka Perusahaan (Red) PT.Nahkla Sampurna,KSO sudah mengurus izin Amdal Lalin? Zulkifli.ST menjawab belum pernah ada bang, kan sudah saya katakan kami juga baru tau saat abang menayangkan pemberitaan kemarin,”demikian Ujar Zulkifli.ST.Saat dikonfirmasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur, yang ditemui oleh media dikediaman kantornya, Kadis Drs. Mohd. Mukhtar, MAP melalui Kabid Transportasi dan lalu lintas.

Sesaat ditemui oleh media ini Camat Pante Bidari M.Nasir mengatakan bahwa mereka pernah meminta Rekomendasi dari kita, namun saya tidak tahu persis Perusahaan apa lebih jelasnya, kita hanya mengeluarkan Rekomendasi sesuai dengan surat keterangan Keuchik Gampong Alue Ie mirah waktu itu pada tahun 2016 yang lalu, terkait dengan Perusahaan atau Batching plent, saya tidak tahu, perusahaan tersebut saya baru tahu sekarang katanya, terkait dengan mobil molen Lewat saya tahu, tapi dimana diproduksi saya tidak tahu,”tutup Camat Pante Bidari,(Hasbi Abubakar/Ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS