29619 KALI DIBACA

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Angkut Batu Hebbel Tabrak Beruntun Tiga Mobil Di Depok

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Angkut Batu Hebbel Tabrak Beruntun Tiga Mobil Di Depok
example banner

Depok | Realitas – Pengemudi truk pengangkut batu hebbel tabrak beruntun tiga mobil yang sedang berhenti di Jalan Raya Margonda, dekat lampu merah pertigaan Juanda, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Selasa (23/10/2018) pagi.

Pengemudi truk sempat terjepit namun nyawanya selamat.

Dia diduga mengantuk saat mengemudi.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan peristiwa diketahui sekitar pukul 05.20 WIB.

Truk B 9258 BDF yang disopiri Ahmad Nursidik (44) menabrak tiga unit mobil yang sedang berhenti.

“Sopit truk tidak mengalami luka serius hanya sempat terjepit, tapi berhasil dievakuasi oleh petugas polantas dibantu masyarakat dari dalam kabin depan truk dengan alat seadanya,”ujar Kompol Sutomo didampingi Kanit Laka Polresta Depok Iptu Joko Irwanto usai mengevakuasi bangkai kendaraan yang kecelakaan di lokasi.

Kompol Sutomo mengaku truk pertama kali menabrak belakang mobil Daihatsu Sigra B 1147 EOV dikendarai Ahmad Yusuf (48), lalu Mobil Honda Freed B 1719 TRD dikendarai Abdul Hamid Mahmudi (38), setelah itu mobil Honda Odyssey B 1680 MF dikendarai Rustama.

Berdasarkan penyelidikan tim Laka dari lokasi kejadian dibawah pimpinan Kanit Laka Iptu Joko penyebab kecelakaan berawal dari pengemudi truk yang mengantuk saat mengemudikan truk muatan batu hebbel.

“Truk berjalan dari arah selatan ke utara menuju Jakarta, sesampainya di lampu merah Jalan Juanda atau Medan 9, pengemudi ngantuk berat lalu truk nyelonong menabrak tiga mobil didepannya yang berhenti karena lampu merah,” tambahnya.

Dalam peristiwa ini keempat mobil yang mengalami kecelakaan bersama surat-surat kendaraannya disita sebagai barang bukti.

“Untuk proses penyelidikan keempat kendaraan kita bawa ke unit Laka Polresta Depok.

Sedangkan para pengemudi juga dimintai keterangan,” tutup Kompol Sutomo. ( H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS