148019 KALI DIBACA

Aspirasi Dewan PKS Diduga Mengalir Di Lahan Keluarga

Aspirasi Dewan PKS Diduga Mengalir Di Lahan Keluarga
example banner

Bireuen | Realitas – Pembangunan saluran cacing milik aspirasi DPRK Yusriadi SH ternyata selama ini hanya menguntungkan pihak keluarganya saja.

Pasalnya hampir semua aspirasi dewan ini di bangun tempat kediaman orang tuanya sendiri.

Seperti saluran cacing yang dibangun di kompek Junet Desa Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, yang juga komplek pribadi milik orang tuanya mengontrakkan rumah di desa itu.

Seperti pantauan media ini di lokasi Senin (22/10/2018) melihat perihal yang di lakukan oleh Oknum dewan itu, tidak menguntungkan masyarakat banyak, malah beberapa warga sekitar itu mengatakan ini salah satu hal yang paling kecil aspirasi Yusriadi, yang dibangun di komplek ibunya sendiri dan juga tempat kediamanya DPRK Itu.

Warga melanjutkan pembangunan saluran ini di bangun sekitar 70 Meter dengan anggaran sekitar 50 Juta melalui APBK.

Warga meminta kepada Media ini untuk merahasiakan indentitas mereka di karenakan masih menyewa rumah di komplek milik Ibu DPRK Itu ungkapnya kepada Media ini.

Begitu juga dengan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli Amir ST yang di duga ikut bekerja sama untuk mempermulus kegiatan yang di duga sarat penyimpangan.

Pasalnya pekerjaan itu langsung di bawah wewenang kabit, yang terkenal sangat begitu licin dalam mengolah proyek yang kini menjadi tanda tanya itu.

Kepala Desa Geulaggang teugoh M. Husen yang di hubungi Media ini Selasa (23/10/2018) sekira pukul 15.06 mengatakan pekerja itu, bukan di bangun menggunakan Dana Desa (DD), dirinya menjelaskan kalau kegiatan itu milik Yusriadi, dan pelaksaan itu tanpa pemberitahuan kepada kami, kata Kepala Desa Geulaggang Teungoh Muhammad Husen, kepada Media ini.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli Amir ST,Saat di konfirmasi terkait persoalan itu, yang dihubungi media ini beberapa kali tidak merespon dan hanya merijek pesan dari pihak Media ini.

Begitu juga dengan Dewan Perwakilan Rakyat DPRK Yusriadi yang di hubungi media ini.

Juga tidak memberi komentar apapun, dan awak media mencoba mengirimkan satu pesan SMS terkait persoalan itu juga sampai berita ini di terbitkan belum juga ada jawaban. (M. Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS