39819 KALI DIBACA

617 Pasukan BKO Brimob Ditarik Dari Lombok 

617 Pasukan BKO Brimob Ditarik Dari Lombok 
example banner

Mataram I Realitas – 617 Pasukan BKO Brimob Ditarik Dari Lombok 

Sebanyak 617 pasukan BKO Korps Brimob Mabes Polri, Polda Sumatra Utara (Sumut) dan Polda Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat petang (5/10/2018), dipulangkan ke satuan mereka masing-masing, meninggalkan Lombok, Nusa Tenggara Barat, setelah hampir dua bulan membantu penanganan korban gempa sejak Agustus lalu.

Kapolda NTB Irjen Polisi Acmad Juri mewakili masyarakat NTB mengucapkan terima kasih atas bentuan seluruh pasukan Brimob yang telah bertugas.

Ratusan pasukan Brimob ini akan kembali ke kesatuan mereka untuk menggantikan personel yang akan diberangkatkan ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Ini kan istilahnya pergantian, pertukaran, kan. Cuma pasukannya banyak bergerak ke arah Palu kemudian Donggala. Jadi mereka yang pulang ini bergantian dengan pasukan yang ada kesatuan mereka, untuk membantu korban gempa atau bencana alam,” kata Achmad Juri usai memimpin upacara pelepasan di Bandara Internasional Lombok.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang telah dengan sungguh-sungguh membantu penanganan gempa di Lombok, yang kami tahu itu sangat berat dan berisiko,” kata Kapolda.

Kendati ratusan personel Brimob dipulangkan, Achmad Juri meminta masyarakat NTB tak perlu khawatir. Sebab, masih ada lebih dari 500 personel aparat Polda NTB yang masih siaga membantu mereka pasca-bencana gempa yang meluluhlantahkan 204.449 rumah warga di NTB.

“Masih tersisa 500 organik kita. Masyarakat NTB tidak perlu khawatir. (Personel polisi) tetap siaga dan siap membantu warga,bantuan air bersih dan makanan masih jalan terus. Bantuan tim medis juga jalan terus,” kata Juri.

Sementara itu, salah seorang anggota Brimob lainnya dari Polda Sumatra Utara, Ipda Darma Indra Jaya, mengaku baru pertama kali bertugas di Lombok.

“Ini saya baru pertama kali menginjakkan kaki di Lombok ini. Kalau tidak ada bencana, saya tidak akan tahu dan (tidak) menginjakka kaki ke sini,” kata Darma.

Bagi Darma dan anggota Brimob lainnya, Lombok memiliki ciri khas tersendiri. Masyarakatnya sangat ikhlas dan menerima bencana sebagai cobaan.

Ia sangat bangga bisa melaksanakan tugas kemanusiaan di Lombok.

Sementara itu, 9 anggota Brimob Mabes Polri yang mengendalikan mobil water treatment langsung menuju Sulawesi Tengah melalui jalur laut. Sebelum meninggalkan Lombok, para personel Brimob ini menunjukkan atraksi salam mereka dengan semangat menyala.

Mereka akan kembali ke tengah-tengah keluarga meski tugas lainnya telah menanti,(kps/ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS