111319 KALI DIBACA

HUT Jadikan Bireuen Sebagai Inspirasi Dan Motivasi

HUT Jadikan Bireuen Sebagai Inspirasi Dan Motivasi
example banner

Bireuen | Realitas – Kabupaten Bireuen yang saat ini sudah berusia 19 tahun, bagaikan gadis cantik nan jelita, sehingga tidak mengherankan diusianya yang semakin merambah dewasa, malah menjadikan kabupaten pemekaran dari Aceh Utara itu, begitu memukau.

Ibarat pemuda tampan ataupun gadis cantik nan jelita, membuatnya menjadi incaran Putra Putri terbaik yang harus berjuang habis-habisan, dengan menghabiskan tenaga, pikiran, serta dana yang tidak sedikit hanya untuk mendapatkan simpatinya, agar nakhoda bisa mengararahkannya, untuk bisa menjadikan “Bireuen bersyariat dan bermartabat”.

Seperti yang diucapkan H Saifanur, S.Sos yang beruntung menjadi nakhoda dan pasangannya DR H Muzakkar Abdul Gani, SH, M.SI, agar menjadikan HUT Bireuen ke 19 menjadi Inspirasi dan Motivasi dalam mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan daerah ini, dengan karya dan prestasi.

“Lalu, kita bingkai catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja yang produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih gemilang”, sebut H. Saifannur, S.Sos.

Bupati Bireuen yang hadir dalam rapat paripurna pidato pada event Rapat Paripurna Istimewa DPRK Bireuen dalam rangka memperingati HUT ke 19 di Ruang Sidang DPRK setempat, Jum’at (12/10/2018), juga mengharapkan sebagai generasi penerus, mengajak agar mendirikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, serta dari sejarah kehidupan pemerintahan dan pembangunan Bireuen selama ini.

“Kita bisa memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya.

Kepada pendahulu dan para pendiri Kabupaten Bireuen, dengan hormat kami menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga atas jasa dan pengabdian terbaik kepada Kabupaten Bireuen yang sama-sama kita cintai dan banggakan,” ucap Mantan Geuchik Desa Paya Muneung, Peuangan.

Dikatakan, rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Bireuen hendaknya terukir dalam dada, tercermin dalam sikap dan terwujud dalam tingkah laku setiap diri pribadi masyarakat Bireuen.

Rasa cinta dan bangga terhadap daerah ini harus termanifestasi dalam kerja ikhlas dan tuntas membangun Bireuen yang Lebih Maju dan sejahtera sesuai dengan potensi dan profesi masing-masing.

Pembangunan sebagaimana kita pahami adalah proses multidimensional yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat.

Oleh karenanya, proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan daerah kita di Kabupaten Bireuen, haruslah dikawal dengan landasan Yuridis Operasional dan pendekatan yang Holistik Integral serta dilandasi oleh Premis Rasional yang tajam dengan bingkai visi dan misi yang jelas.

Setelah melakukan perenungan yang mendalam (kontemplasi) dipadukan dengan pengalaman empirik dan konsepsi analisis yang kuat dan diselaraskan dengan konteks dan kondisi awal Kabupaten Bireuen.

Maka tersusunlah sebuah visi misi pembangunan dan pemerintahan yakni “Terwujudnya Kabupaten Bireuen yang adil, Makmur Aman Damai berlandaskan Syariat Islam”.

“Visi inilah yang menjadi titik capaian dan titik tujuan dari seluruh rangkaian proses pembangunan sejak kami memulai pemerintahan ini yang baru berusia satu tahun,” tegas H Saifannur.

Dalam konteks ini, pembangunan Daerah Kabupaten Bireuen harus melakukan pergeseran paradigma dari “Membangun Daerah ke Daerah Membangun”.

Konsepsi ini sangat selaras dan sejalan dengan strategi yang sudah ditetapkan, yaitu pembangunan yang berbasis pada penguatan dan pemberdayaan gampong dengan pendekatan partisipatif dari seluruh masyarakat akar rumput, seperti perbaikan/pembangunan saluran irigasi, perbaikan/pembangunan jalan dan jembatan,” ulasnya.

Dibeberkannya, jumlah pembangunan Rumah Sehat Sederhana tahun 2017 terhitung 280 unit, jumlah peningkatan kualitas perumahan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PU dan PR sebanyak 337 unit.

Untuk tahun 2018 jumlah pembangunan Rumah Sehat Sederhana sebanyak 337 unit, yang sudah selesai dibangun sekitar 120 unit.

“Sisanya dalam tahap pelaksanaan, sedangkan untuk peningkatan kualitas dari Program BSPS sebanyak 744 unit terdiri dari sumber dana regular APBN 239 unit dan sumber dana Loan Pinjaman Luar Negeri NAHP (National Affordable Housing Program) sebanyak 505 unit,” rinci H Saifannur.

Diuraikannya, sejalan dengan itu, Pemkab Bireuen mulai tahun anggaran 2018 juga telah menggratiskan biaya untuk menebus raskin, yang merupakan komitmen dalam meringankan beban masyarakat ekonomi kelas bawah.

Sampai dengan menjelang dua tahun pemerintahan, pihaknya menyampaikan kepada masyarakat Bireuen bahwa apa yang telah kami tetapkan dalam visi misi pemerintahan dan pembangunan dan selanjutnya dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah telah berjalan pada arah yang benar.

“Secara konsisten, Pembangunan Daerah selalu mengacu pada prinsip-prinsip yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan, pemerataan dan keberlanjutan dimana pendekatannya merujuk pada empat pilar pembangunan nasional,” kupas H Saifan di depan Pimpinan dan Anggota DPRK Bireuen, Wakil Bupati Bireuen, Para Unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, para Ulama dan Tgk Pimpinan Pesantren/Dayah, Tokoh Adat dalam Kabupaten Bireuen, Para Tokoh Pendiri Kabupaten Bireuen, Sekretaris Daerah.

Serta Sekretaris Dewan, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas/Badan, Kantor, Bagian dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, para Pimpinan Partai Politik, Tokoh Masyarakat, OKP, ORMAS, LSM dan Kaum Perempuan, Para Wartawan baik media cetak maupun elektronik serta undangan lainnya yang tampak memenuhi ruang sidang dan halaman DPRK Bireuen. (M. Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS